Keren, Sijunjung Punya Varietas Padi Baru

Penulis -

Kamis, 21 November 2019 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sijunjung, Prokabar — Prestasi membanggakan Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung. Varietas Lampai Sirandai yang merupakan riset Badan Tenaga Nuklir (Batan) dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung ditetapkan sebagai varietas padi baru milik Kabupaten Sijunjung.

Penetapan Lampai Sirandah sebagai varietas padi baru milik Kabupaten Sijunjung setelah melalui sidang evaluasi dan penilaian calon varietas tanaman pangan dihadapan tim Penilai Varietas Tanaman Pangan (PVTP) di Bogor, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung, Ronaldi mengatakan, varietas padi Lampai Sirandah merupakan pengembangan dari varietas padi Lampai Kuniang.

”Lampai Sirandah ini merupakan hasil kerjasama riset Badan Tenaga Nuklir (Batan) dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung,” kata Ronaldi dilansir Prokabar dari MC Sijunjung, Kamis (21/11).

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Varietas Lampai Sirandah memiliki banyak keunggulan. Seperti ketahanan terhadap hama dan penyakit.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Varietas ini menunjukan reaksi yang lebih baik dari induknya, terutama untuk hama dan penyakit, wereng batang coklat, hawar daun bahteri, tungro inokolum dan blas. Selain tahan hama penyakit, keunggulan Lampai Sirandah lainnya, yakni produktivitasnya cukup tinggi. Hasil ubinan, mencapai 9 ton gabah kering tinggi (GKT).” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, keunggulan lain Lampai Sirandah, yakni memiliki tinggi tanaman yang lebih pendek dan tahan rebah. Bahkan, berdasarkan hasil pengujian umur panen lebih panjang dibandingkan dengan varietas asal Lampai Kuniang.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sementara rasa nasi dan aromanya sama seperti varietas Lampai Kuniang, yakni enak, pera dan aromatik serta harga jual berasnya lebih tinggi.

“ Varietas baru Lampai Sirandah ini berhasil diperpendek masa tanamnya dari 135 hari menjadi 105 hari, sementara tingginya dari 160 cm dipangkas menjadi 104 cm,” ujarnya

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB