Daerah

Keren, Seniman Piaman Gelar Aksi Sosial Peduli Sulteng

Padang Pariaman, Prokabar – Seniman Piaman mengumpulkan sumbangan bagi korban musibah Palu, Sigi dan Donggala melalui konser di terminal Sicincin, Jumat hingga Sabtu Malam.

Ketua panitia, Erwin mengatakan, kegiatan berlangsung partisipasi dan kesadaran sejumlah seniman Piaman. “Sebagian kawan-kawan penggerak usaha orgen tunggal, penyanyi, kru, pemain musik, sanggar-sanggar, pemilik soundsystem, hingga para penggerak seni kreatif,” katanya.

Ia menjelaskan, pengumpulan sumbangan untuk Palu, juga sudah pernah dilaksanakan 2 hari setelah terjadinya musibah bencana alam tersebut.

“Alhamdulillah, sumbangan yang sudah terkumpul hampir mencapai Rp10 juta. Jumlah itu berhasil dikumpulkan di beberapa titik pengumpulan seperti di Sicincin dan Pauah Kamba,” terangnya. 

Sebagai pemilik usaha soundsystem dan orgen tunggal, merupakan hal yang membanggakan bersama rekan-rekan.

“Kami melibatkan artis minang seperti Buset, Upiak Isil, Mak Itam dan lain-lain. Mereka semua tentu sangat sibuk mengingat nama yang sudah sangat terkenal. Tapi mereka mau bergabung di sini, bersama untuk saudara-saudara kita di Palu nanti,” terangnya. Acara tersebut juga mendapat support dari ACT Sumbar, Surya Pro, sejumlah orgen, studio musik, sanggar dan lain sebagainya.

“Kami tentu berharap acara ini juga turut menjadi pendorong bagi semua pihak untuk peduli pada saudara-saudara kita yang terkena musibah. Sekarang atau nanti, semoga makin banyak yang peduli. Hari ini seniman, kedepan mungkin bisa siapa saja,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur juga selaku Ketua Umum Organisasi Pekerja Seni Indonesia Padang Pariaman, mengatakan konser seperti ini merupakan kegiatan mulia. “Saya tidak bayangkan ternyata iven yang dibuat para seniman ini sangat luar biasa. Benar-benar serius penggarapannya,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini akan semakin memulihkan citra seniman Piaman terutama pelaku orgen tunggal yang tercoreng oleh oknum yang bukannya menjual hiburan tapi malah menjual maksiat. “Ini positif, ini patut didukung,” pungkasnya. (rud)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top