Pasaman, Prokabar — Mensejahterakan masyarakat, salah satu Visi misi Pemkab Pasaman agaknya belum juga sepenuhnya terwujud. Bagaimana tidak, fasilitas umum sehari-hari saja yang digunakan masyarakat tak kunjung diperbaiki. Padahal sudah rusak parah. Begini jadinya.
Barisan Pemuda Pagar Nagari (Bappanri) Aur Tajungkang, Nagari Lansek Kadok, Kecamatan Rao Selatan harus turun tangan. Mereka menggalang dana karena jembatan yang sudah lama rusak tak kunjung diperbaiki.
“Alhamdulillah, sudah terkumpul Rp1,6 juta. Dana ini sumbangan donatur,” ujar salah seorang pemuda Aur Tajungkang, Rudi, Kamis (23/8).
Penggalangan dana tersebut diinisiasi oleh pemuda-pemuda kreatif Aur Tajungkang, sebagai wujud kepedulian atas setiap permasalahan di kampung.
Pihaknya tidak ingin, jembatan yang sudah rusak bertahun-tahun lamanya itu memakan korban jiwa, karena tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah. Meski begitu, masyarakat tetap berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman segera memperbaiki jembatan itu secara permanen. (Ola)
















