Daerah

Keren, Pemko Gelar Padang Economic Conference 2019

Padang, Prokabar — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan menggelar pertemuan dan diskusi tentang masa depan ekonomi Kota Padang tahun 2025 melalui event yang diberi nama Padang Economic Conference (PEC) 2019.

Event dengan tema “The Future of Padang 2025” ini memiliki beberapa tujuan strategis, yakni sebagai media penyampaian hasil riset tentang peluang bisnis, pandangan para expert tentang kebijakan ekonomi Kota Padang, testimoni para pelaku usaha, serta sebagai sarana perumusan kebijakan sektor ekonomi Kota Padang jangka menengah hingga jangka Panjang.

Kepala DPMPTSP Kota Padang Rudi Rinaldi saat desiminasi informasi di Media Center Balai Kota Padang mengatakan Padang Economic Conference 2019 akan dilaksanakan di Grand Inna Hotel Padang, Kamis,14 Maret 2019.

“PEC 2019 akan dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Wali Kota Padang Mahyeldi selain itu Kepala BKPM Thomas Lembong akan menjadi keynote speaker dalam acara ini. Akan hadir sebagai narasumber di antaranya para tokoh dari instansi Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Kominfo RI, Kementerian Pariwisata RI, Kementerian PUPR, Badan Ekonomi Kreatif, Bank Indonesia.” ungkapnya, Rabu (27/2).

Lebih lanjut ia mengatakanPEC 2019 juga akan mengundang pembicara dari kalangan akademisi dari perguruan tinggi serta pengusaha nasional dan lokal seperti, PT Indospec, APBI, Jababeka.

“Konferensi ini terdiri dari beberapa panel yang akan membahas sejumlah topik strategis seperti Ekonomi Kreatif dan Akselerasi Menuju Ketangguhan Ekonomi Daerah, Pengembangan Sektor Wisata, Perdagangan serta Industri, Penerapan Smart City, Digital Support dan Integrasi Data dalam mewujudkan Easy Invest & Easy License,” terangnya.

Dirinya berharap PEC 2019 tak hanya jadi solusi untuk Kota Padang, melainkan juga menginspirasi kemajuan di wilayah regional dan nasional. 

“Event ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi, terutama terkait dengan posisi Kota Padang sebagai bagian penting dari organisasi Indian Ocean Rims Assosiation (IORA) dan Ketua Indian Ocean Local Government Forum (IOLGF) di Indonesia.” sambungnya.

Secara khusus, Rudy berharap, PEC 2019 menjadi lokomotif untuk menggerakkan sektor ekonomi dan memiliki dampak terhadap masyarakat Kota Padang.

“PEC ini diharapkan akan menggerakkan 14 sektor pendukung GDP Kota Padang yang selama ini belum digerakkan secara optimal,” terangnya.

Tak hanya melibatkan stakeholder dan para expert, PEC 2019 juga melibatkan para milenial untuk urun rembuk dalam membangun kota Padang.

“Paper Innovation Contest adalah rangkaian PEC 2019 yang khusus menargetkan mahasiswa se-Sumatra Barat. Kontribusi mereka diharapkan dapat memberikan masukan gagasan dan kritikan terkait  pariwisata, kebencanaan, smart city, ekonomi kreatif dan transportasi Kota Padang untuk lebih baik, “ tutupnya. (*/hdp)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top