Keren, Nagari Ini Sulap Bentor Jadi Motor Damkar

Penulis -

Sabtu, 11 Januari 2020 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam tidak henti-hentinya berinovasi. Kali ini inovasinya yaitu membentuk motor pemadam kebakaran, untuk memberikan pertolongan pertama saat terjadi musibah kebakaran di wilayah itu.

Wali Nagari Duo Koto Joni Safri mengatakan, ide membuat motor damkar mengingat kawasan ini padat permukiman, dengan mayoritas bangunan semi permanen dan kondisi jalan yang sempit. Sehingga mobil damkar sulit menuju permukiman apabila terjadi musibah kebakaran.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Untuk itu kita berinovasi bersama masyarakat membuat sebuah alat pemadam kebakaran menggunakan mesin dompeng dengan kekuatan 20 PK,” ujarnya dilansir Prokabar dari MC Agam, Sabtu (11/1).

Sedangkan untuk motornya pihak nagari memanfaatkan becak motor, yang disulap menjadi motor damkar. Tidak hanya untuk memadamkan api, tapi juga dimanfaatkan untuk mengaliri air ke lahan pertanian masyarakat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Dengan adanya motor damkar, kita bisa cepat menuju permukiman yang terjadi musibah kebakaran sebelum pertolongan dari Damkar Agam,” tutur Joni.

Becak motor yang diolah ini sebelumnya dimanfaatkan untuk pengangkut sampah. Mengingat sampah di nagari itu sudah ada yang menjemput, maka motornya dijadikan sebagai motor damkar.

Menurutnya, motor damkar akan dilaunching Januari 2020. Di kesempatan itu nanti diminta pihak Damkar Agam untuk uji coba motor damkar hasil inovasi nagari tersebut.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dijelaskan, motor damkar tidak memiliki bak penampung air dan hanya dapat digunakan di kawasan ada sumber air.

Untuk itu, Joni mengharapkan masyarakat agar membuat kolam sebagai penampung air. Apabila terjadi musibah kebakaran, motor damkar dapat menuju lokasi memberikan pertolongan pertama. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB