Surabaya, Prokabar — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana membangun Jogging Track dari limbah sandal jepit bekas guna mempercantik kawasan sungai Kalimas tepatnya di sepanjang Pasar Keputran hingga Jembatan Ujung Galuh.
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengatakan fasilitas jogging track yang akan dibangun terbuat bahan alas dari potongan sandal jepit bekas yang ditata sedemikian rupa hingga menyerupai matras. “Kita gunakan matras dari potongan sandal jepit biar empuk dan kalau lari biar tidak sakit,” ungkap Risma dalam rilis, Selasa (24/7).
Direncanakan area lari tersebut memiliki panjang 3 kilometer. Bahan sandal diperoleh dari sandal bekas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). “Memanfaatkan limbah sandal jepit cukup murah, kalau matras asli mahal,” tuturnya.
Dia menambahkan, menata pinggir sungai dengan jogging track direncanakan sejak tahun lalu. Namun, belum dapat diterapkan secara langsung karena masih mengurusi keperluan yang lain.“Kita rencanakan sejak lama, karena harus satu-satu memotongi sandalnya,” katanya.
Risma menambahkan, pihaknya juga akan mempercantik kawasan tersebut dengan menambah beberapa unsur seperti bunga flamboyan dan semak semak. “Kami juga menyiapkan pos-pos penjagaan Satpol PP di beberapa titik agar orang-orang merasa aman saat melakukan jogging,” ungkapnya. (*/hdp)
















