Daerah

Keren, Ini Lima Pulau Tempat Pembudidaya Penyu di Pessel

Pessel, Prokabar – Pemerintahan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), saat ini telah memiliki lima tempat pembudidaya penyu guna mempertahankan habitat ampibi itu yang hampir punah.

Kepala Dinas Perikanan Pessel, Andi Syafinal mengatakan, Pessel sudah memiliki lima pulau yang berada di daerahnya yang membudidayakan penyu.

Sebab, hewan ampibi tersebut hampir punah bahkan keberadaanya saat ini sangat sulit ditemukan. Untuk itu, pihaknya sangat serius dalam pemperhatikannya.

“Maka kita terus melakukan pencegahan dan pembudidayaan hewan hampir punah tersebut. Sekarang kita telah memiliki lima penangkaran atau pembudidayaan,” ujarnya kepada Prokabar.com, Kamis (28/3).

Dijelaskannya, lima pulau yang digunakan yaitu, Pulau Penyu, Karabak Ketek, Karabak Gadang, Aur Besar dan Pulau Aur Kecil.

“Selain dari lima pulau itu, kita juga memiliki tempat pembudidayaan penyu di Ampiang Parak, Kecamatan Sutera yaitu, Kelompok Laskar Pemuda Peduli Lingkungan,” jelasnya

Menurutnya, selain hewan langka, penyu juga memiliki daya tarik sendiri bagi masyarakat. Dengan itu, pembudiyaan itu harus dilakukannya. Karna Pessel salah satu daerah yang membentang di pesisir pantai.

“Penyu adalah hewan yang mesti dilindungi dan penyu sangat memberikan daya tarik bagi masyarakat. Apabila dimanfaatkan penyu juga bisa menggait wisatawan dengan keunikannya,” ujarnya lagi.

Lanjutnya, dampak positif dari pembudiyaan sudah dirasakan oleh masyarakat salah satunya yang ada di Ampiang Parak, Kecamatan Sutera.

“Seperti yang kita ketahui, selain mempertahankan habitat penyu, pembudidayan penyu juga berhasil menjadikan ikon wisata yang unik dan diminati oleh masyarakat dan wisatawan. Itu dibuktikan sendiri oleh Kelompok Laskar Pemuda Peduli Lingkungan di Apiang Parak, yang cukup terkenal sampai sekarang ini,” tuturnya

Ia menambahkan, pihaknya akan terus menambah dan mengembangkan tempat-tempat budidaya penyu yang ada.

“Setiap tahun kita akan mengupayakan penambahan dan melakukan pengembangan disetiap budidaya yang kita punya. Selain itu, kita berharap masyarakat juga bisa menjaga dan melestarikan hewat langka tersbut, agar terhindar dari kepunahan,” tutupnya,(min)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top