Keren! Galuik Indang Rasa Balet

Penulis -

Jumat, 27 Juli 2018 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Suara tepuk Indang (alat kesenian tradisional tepuk yang berasal dari Sumatera Barat) terdengar berirama. Di hadapan awak media, sembilan penari balet Indonesia Dance Company (IDCO) mulai beraksi di atas panggung Gedung Kesenian Jakarta, Kamis (26/7) lalu.

Mengenakan pakaian adat khas Sumatera Barat, mereka mulai menari mengikuti irama indang. Masing-masing penari menepuk indang (rebana berukuran kecil) sambil memutarkan tubuh dengan satu kaki (gerakan balet). Alhasil perpaduan dua tarian ini membuat penonton berdecak kagum.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Penari IDCO saat mini concert di Gedung Kesenian Jakarta

Pertunjukan spektakuler ini rupanya digagas tiga wanita cantik. Claresta Alim sebagai IDCO Artistic Director, Leony Ariesa sebagai IDCO Managing Director dan Jonatha Pranadjadja sebagai IDCO Ballet Mistress.

Ketiganya akan menyuguhkan kreasi tarian balet dan daerah dalam pertunjukan bertajuk It’s…Showtime!”. Rencananya akan dipentaskan dua kali di Gedung Kesenian Jakarta, 29 – 30 September mendatang.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
Penari Balet IDCO unjuk kehebatan

“Tema yang kami angkat berlatarbelakang ragamnya budaya Indonesia. Sayangnya, banyak orang yang tak menghargai perbedaan budaya. Melalui It’s…Showtime! inilah kami ingin membuat pertunjukan perpaduan tarian daerah Minang dan tarian balet,” terang Claresta pada Prokabar.com.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Selain menyuguhkan perpaduan budaya Indonesia dan balet, IDCO menambahkan unsur tarian kontemporer, jazz serta hip-hop.

Penggagas “It’s…Showtime!”, Leonny Ariesa, Claresta Alim dan Jonatha Pranadjadja (Ki – ka)

“Berbeda dengan pertunjukan sebelumnya, tidak ada alur cerita dan peran utama nantinya. Semua penari jadi peran utama. Karena kami percaya semua orang merupakan peran utama dalam hidupnya. Semua punya andil untuk bangkit dan memberikan yang terbaik,” jelas Claresta. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB