Keren, Daerah Ini Gratiskan Pengusaha Bangun Wisata Nomadik

Penulis -

Senin, 6 Agustus 2018 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Prokbar – Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, siap membantu pengusaha di sektor pariwisata untuk membangun wisata nomadik dengan memanfaatkan potensi daya tarik wisata alam berupa hutan, danau, gunung, dan perkebunan. Pemkab Bandung memberikan izin secara gratis.

Kabupaten Bandung memiliki daya tarik alam yang besar untuk dikembangkan sebagai wisata nomadik. Namun, dalam hal penggunaan lahan harus bekerja sama dengan pengelolanya yaitu Perum Perhutani, PT Perkebunan Nusantara (PTPN), dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD).

“Kami siap membantu pengusaha untuk memanfaatkan potensi alam tersebut menjadi obyek wisata yang menarik tetapi tetap mengedepankan konservasi alam dan mensejahterakan masyarakat setempat,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Bandung H. Agus Firman Zaeni dalam keterangan resmi yang diterima.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Agus Firman Zaeni mengatakan, Disparbud Kab Bandung siap memberikan rekomendasi kepada pengusaha wisata nomadik sehingga memudahkan untuk melakukan kerjasama dengan pihak Perum Perhutani, PTPN dan BKSD.

“Ini telah kami buktikan ketika pengusaha membangun Glamping Lakeside Rancabali Ciwidey ini. Kami beri izin gratis. Tanpa uang untuk sebatang rokok pun,” katanya.

Ia juga mengatakan, meskipun dalam usaha itu restribusi maupun uang PNBP tidak masuk ke Pemkab, namun multiplier dari kegiatan pariwisata itu sangat besar dalam penciptaan lapangan kerja maupun kesejahteraan karena wisatawan yang datang membelanjakan uangnya langsung kepada masyarakat setempat.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Dari hasil pertemuan dengan Perum Perhutani yang difasilitasi oleh Kemenpar di Yogyakarta baru-baru ini, disepakati bahwa Perhutani akan mempermudah investor yang ingin membangun wisata nomadik yang lokasinya di Kabupaten Bandung relatif banyak dan menarik.

Sementara itu pengelola Glamping Lakeside Rancabali Ciwidey Lutfi Naufal mengatakan, kemudahan perizinan yang diberikan oleh Disparbud Kabupaten Bandung sangat membantu dalam kelancaran usaha pariwisata ini.

“Kami menjadi mudah menyakinkan pada Perhutani dan PTPN dalam mengelola glamour camping (Glamping) di lahan mereka. Yang terpenting konsepnya jelas terutama dengan mengutamakan konsep pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat. Di Glamping Lakeside Rancabali Ciwidey yang kami mulai sejak 2016 ini banyak mempekerjakan keluarga karyawan perkebunan,” kata Lutfi Naufal.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Kepala Biro Komblik Kemenpar Guntur Sakti mengatakan, nomadic tourism dan digital destination merupakan program unggulan Kemenpar.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menilai nomadic tourism memiliki value ekonomi tinggi dan treatment-nya juga relatif mudah sehingga menarik para pelaku industri pariwisata untuk mengembangkan bisnis ini terutama untuk aksesibilitas dan amenitasnya karena konsep ini cepat memberikan keuntungan komersial.

“Kemenpar akan mengembangkan nomadic tourism di empat destinasi prioritas yaitu Danau Toba, Labuan Bajo, Mandalika, dan Borobudur yang nantinya akan menjadi pilot project,” kata Guntur Sakti. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB