Kereeen! Bola Resmi Piala Dunia 2022 Buatan Indonesia, Timnasnya Tunggu “Lebaran Kuda”

Penulis -

Minggu, 19 Juni 2022 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, prokabar – Timnas Indonesia sejauh ini belum bisa berkancah di Piala Dunia, termasuk di Piala Dunia 2022 di Qatar. Meminjam sindiran mantan Presiden SBY tahun 2014, Indonesia harus menunggu sampai “lebaran kuda” untuk ikut Piala Dunia.

Jika Timnas Indonesia dianggap tak mungkin bisa ikut Piala Dunia, tapi setidaknya bola resmi yang digunakan pada ajang Piala Dunia 2022 merupakan buatan dalam negeri.

Kabar ini diungkap oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Melalui akun Instagram pribadinya, ia bangga bahwa Al Rihla, nama bola resmi Piala Dunia 2022, diproduksi di Madiun.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

“Inilah bola yang akan digunakan pada kompetisi Piala Dunia 2022 di Qatar. Di ajang olahraga terakbar di planet itu, Indonesia punya peran penting di setiap pertandingannya,” tulis Khofifah usai menghadiri acara pelepasan ekspor bola Piala Dunia 2022.

“Fyi, Al Rihla si bola resmi Piala Dunia 2022 di Qatar adalah bola buatan Indonesia yang diproduksi di Madiun. Adidas mempercayakan Global Way Indonesia di Madiun untuk memproduksi bola yang bakalan ditendang oleh bintang-bintang sepak bola dunia. Keren kan?”

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Lebih lanjut, Khofifah mendoakan agar Timnas Indonesia bisa segera menjadi bagian utama dari Piala Dunia.

“Semoga di Piala Dunia selanjutnya, bukan cuma bola, Timnas Indonesia juga bisa ikut berlaga. Aamiin ya rabbal alamin.”

Bola resmi Piala Dunia 2022 akan didistribusikan menuju Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Inggris, dan Brasil. Dari sana, Al Rihla kemudian diterbangkan ke Qatar.

Al Rihla merupakan bola ofisial ke-14 yang diciptakan khusus untuk Piala Dunia. Dalam bahasa Arab, Al Rihla memiliki makna ‘sebuah perjalanan’.

Baca Juga :  Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Selain diklaim sebagai bola tercepat dari edisi-edisi di Piala Dunia sebelumnya, Adidas juga menyebut kalau Al Rihla memiliki akurasi terbaik. Franziska Loeffelmann, direktur Football Graphics and Hardwear di Adidas menjelaskan lebih detail mengenai kelebihan bola ini.

“Sepak bola menjadi lebih cepat, dan makin cepat, akurasi dan stabilitas bola di udara menjadi sangat penting. Desain Al Rihla membuat bola mampu menjaga stabilitas saat berada di udara,” ujarnya.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB