Kerap Terjadi Banjir Bandang, 114 Ribu DAS Harus Dipulihkan

Penulis -

Senin, 12 November 2018 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) mengemukakakan, akhir-akhir ini Indonesia semakin sering dilanda bencana, di mana 80% di anataranya bencana Hedrometeorlogi, seperti banjir, kekeringan, banjir bandang, serta tanah longsor.

“Tiap tahun bencana ini terus meningkat, kondisi ini menandakan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Indonesia sudah banyak yang kritis, yang jumlahnya tiap tahun juga meningkat,” kata Direktur Pengelolaan dan Penyediaan Informasi Kementerian LHK, Dra. Siti Meiningsih Msc pada Forum Tematik Bakohumas, di Ruang Rimbawan I Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (12/11).

Berdasarkan data dari Kementerian LHK 2018, menurut Siti, dari total 17 ribu DAS yang ada di Indonesia sebanyak 114 ribu di antaranya harus dipulihkan, di antaranya termasuk 108 DAS dalam posisi kritis.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Dalam RPJM 2015 – 2019, lanjut Direktur Pengelolaan dan Penyediaan Informasi Kementerian LHK itu, pemerintah memprioritaskan memulihkan 15   DAS dari 108 DAS kritis itu.

Ke-15 DAS yang diprioritaskan itu adalah: DAS Citarum, Ciliwung, Cisadane, Serayu, Bengawan Solo, Brantas, Asahan Toba, Siak, Musi, Waisekampu, Waiseputi, Moyo, Kapuas, Jenebberang, dan Sapdana.

“Litbang Kementerian LHK menyadari kompleksnya dampak dari dehidrasi lahan ini dan luas lahan kritis  di indonesia yang diperkirakan 11,24 juta ha,” jelas Siti.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Ia menegaskan, pemerintah perlu memulihkan DAS sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomot 37  tahun 2012 tentang Pengelolaan DAS.

“Pemulihan DAS tidak hanya membangun infrastruktur tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengelola DAS,” tegas Siti.

Sebelumnya Direktur Pengelolaan dan Penyediaan Informasi Kementerian LHK Siti Meiningsih menjelaskan, kerugian ekonomi akibat erosi di Pulau Jawa saja, sejak tahun 2005 lalu telah mencapai sebesar 400 juta dollar AS per tahun.

Ia menyebutkan, meskipun total kuantitas air seluruh pulau di Indonesia terjadi surplus sebersar 449,05 juta meter, sebagaimana disampaikan Bappenas 2015. Namun untuk Jawa dan Bali terjadi defisit sebesar 100 miliar meter dan di Nusa Tenggara mengalami defisit sebesar 2,3 miliar meter.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Hal ini menyebabkan  jumlah orang yang beresiko berdampak bencan Hydrometerorology akan meningkat dari 1,2 miliar saat ini ke 1,6 miliar pada tahun 2018,” ungkap Siti.

Forum tematik Bakohumas yang mengangkat tema “Pemulihan Daerah Alisan Sungai”itu dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian LH Bambang Hendroyono, Humas Kementerian LHK Ir. Djati Widjaksono Hadi, dan Dirjen Pengendalian DAS Kementerian LHK Ida Bagus Putra Prathama. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB