Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Kepepet Uang dan Istri Banyak Hutang, MI Menyanggupi Jadi Kurir Narkoba dengan Upah Rp40 juta

Dibaca : 279

Pasaman, Prokabar — Warga Kelurahan Birugo, Kecamatan Aur Birugo Tigo Beleh yang diamankan Polres Pasaman atas kepemilikan 103 kilogram ganja ternyata berperan sebagai kurir.

Tidak tanggung-tanggung, dalam menjalankan aksinya, tersangka MI (43) diiming-imingi upah oleh penyuruhnya hingga Rp40 juta dalam menjemput barang haram itu ke Madina, Provinsi Sumatera Utara.

“Identitas penyuruh ini sudah kami kantongi. Kini sedang pengembangan lebih lanjut,” kata Kapolres Pasaman AKBP Edi Adriansyah didampingi Kompol A. Yani Pasaribu dan Kasat Resnarkoba Iptu Syafri Munir serta jajaran, Senin (12/10).

Saat beraksi, pelaku yang kesehariannya sebagai supir online ini, baru dipanjar Rp1 juta oleh pesuruhnya. Hingga akhirnya tertangkap di wilayah hukum Polres Pasaman sebelum sampai di Bukittinggi.

“Dalam pengakuannya, pelaku ini kepepet uang. Kredit mobil yang dipakainya menunggak, istri banyak hutang. Karena kesehariannya sebagai supir, pelaku menyanggupi dengan upah yang besar. Saat ditangkap pun, pelaku tidak melawan, hanya saja ia tau kalau paket yang dibawanya itu adalah narkoba,” tegas Iptu Syafri Munir.

Tidak itu saja, saat dilakukan pengecekan urin, pelaku negatif narkoba. “Pengakuannya, memang ini sekali dilakukan. Dengan pesuruhnya pun, pelaku tidak kenal. Mereka komunikasi via telpon dan uang dikirim via rekening.

Sebelumnya, penangkapan ini terjadi Sabtu (10/10) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Rencananya, ganja-ganja ini bakal dibawa ke Bukittinggi. Mobil yang diinfokan dikendarai pelaku jenis Suzuki Karimun BA 1676 CQ dicegat saat melintas di jalan Lintas Sumatera Medan – Bukittinggi, tepatnya di Kampung Gunung Tua, Jorong Selamat Kenangarian Stombol, Kecamatan Padang Gelugur. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top