Daerah

Kepentingan Kelompok Jangan Merusak Keutuhan Pessel, Ini Kata Mereka

Dibaca : 1.1K

Pesisir Selatan, Prokabar — Sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) meminta kepada semua pihak dari kubu pasangan calon (paslon) hindari riak-riak yang dapat mengganggu kedamaian dan atau keutuhan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Dodi Rahmatul Ikhlas Dt Majo Basa mengatakan, pemenang Pilkada 2020 adalah Paslon 02, Rusma Yul Anwar-Rudi Hariyansyah, yang berhasil meriah suara 128.922 dengan persentasenya 57,2 persen dari total suara sah. Artinya biarkan mereka bekerja menjalankan roda pemerintahan.

Bupati Rusma Yul Anwar yang telah dilantik oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi. Kata Dodi, meskipun Rusma Yul Anwar, tersandung kasus lingkungan yang kasasinya ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). “Kasus beliau biarlah penegak hukum yang bekerja, tak perlu pula kita yang sibuk mengurus kerja penegak hukum, mari kita berdamai, hindari yang sifatnya merusak keutuhan daerah. Dukunglah kerja pemerintah, jika roda pemerintah tidak berjalan, mari kita kritik bersama dan jangan pula menghujat,” pintanya.

“Umpamanya membuat arak-arakan, atau demonstrasi, untuk mengeksekusi kasus beliau (Rusma Yul Anwar) pergerakan itu tentu bisa membuat rusak kedamaian Pessel, saya sangat tidak setuju kabarnya ada demo di Padang yang dilakukan oleh sekelompok orang,” ujarnya.

Dodi Rahmatul, meminta kepada masyarakat Pesisir Selatan untuk tidak berspekulasi terkait proses hukum yang sedang berjalan.” Mari kita menunggu bersama informasi resminya seperti apa. Dan biarkan penegak hukum bekerja secara profesional,” pintanya lagi.
Selaras dikatakan, Marwan Anas, dirinya meminta semua pihak menghargai hasil Pilkada 2020. Biarkan bupati-wakil bupati terpilih melaksanakan tugasnya dengan baik.

Aksi demo yang digelar sejumlah orang di Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat itu tak lebih dari sekedar buntut kekecewaan terhadap hasil Pilkada. Ia menilai ada pihak-pihak berkepentingan yang telah menunggangi pelaku aksi.

“Sudahlah, akhiri semua ketidak puasan itu. Jangan bikin onar,” ungkap pria yang juga sebagai Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Pesisir Selatan itu pada Prokabar.com di Painan, Senin (15/3).

Saat ini, sejumlah orang melakukan aksi unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi yang menuntut agar Bupati Rusma Yul Anwar segera dieksekusi. Mereka diduga sekelompok orang ditunggangi kelompok kepentingan tertentu.

Halaman : 1 2 3

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top