Pessel, Prokabar – Masyarakat Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mengeluhkan layanan administrasi kependudukan di Kantor Unit Layanan (UKL) Dukcapil.
Informasi dihimpun Prokabar baru-baru ini, bahwa hasil aktivis sebagai abdi negara dan abdi masyarakat tak berjalan bahkan lumpuh, sehingga pelayanan terhadap masyarakat terhambat.
Dalam PP Nomor 56 Tahun 2010 tentang Kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sudah tertuang jelas, namun Kepala UKL Capil Sago, Syafrul dikabarkan jarang berada di kantor.
“Kepala UKL-nya selalu berada di luar, jarang di kantor,” ungkap warga, Nari (36) Kepada Prokabar.com saat mengurus pembuatan KK.
Hal ini menjadi perbincangan di daerah itu, jika kepala UKL-nya jarang ngantor. Lanjut Nari mengatakan, sudah berkali-kali datang mengurus KK, namun tak kunjung selesai.
“Kepala UKL-nya tidak pernah ketemu,” kata warga lainnya, Emirda (31), hendak mengurus persyaratan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tersebut.
Ketika dikonfirmasi melalui telepon Senin (5/11), Syafrul membantah, tak benar kalau dirinya jarang ngantor, melainkan sulit dijumpai itu benar, karena yang bekerja itu adalah anggotanya.
“Kerja ini sudah ada bagi-baginya, kalau ada warga yang mengatakan saya jarang ngantor, bawa masyarakat itu ke saya, rasanya belum ada masyarakat yang mengeluh,” ujarnya singkat.(min)
















