Pasaman, Prokabar — Kampung KB merupakan salah satu senjata pamungkas pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan. Terutama di wilayah-wilayah yang jarang terlihat oleh pandangan pemerintah.
Di Pasaman terdapat 14 lokasi kampung KB yang berada di delapan kecamatan. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pasaman, Yusnimar menjelaskan, kampung KB, kedepannya akan menjadi ikon program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Kehadiran kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.
“Prinsipnya Program KKBPK mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera dengan melaksanakan delapan fungsi keluarga. Penerapan fungsi keluarga ini membantu keluarga lebih bahagia dan sejahtera, terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan,” tutup Yusnimar, usai membuka pencanangan kampung KB dan bulan bakti TNI KB di Kecamatan Tigo Nagari, Kamis (6/9). (Ola)
















