Kemunculan Buaya di Pantai Carocok Resahkan Wisatawan, Pemkab Pessel Minta BKSDA Turun Tangan

Penulis -

Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Painan, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat akan menyurati Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) terkait kemunculan buaya di sekitar perairan objek wisata Pantai Carocok Painan dan Pulau Cingkuak.

“Kemarin kami sudah menghubungi pejabat BKSDA Sumatera Barat melalui sambungan telepon, dan dalam waktu dekat kami akan melayangkan surat,” kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga setempat, Yohendro Nasti, Selasa (20/8).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia menambahkan keberadaan buaya itu cukup meresahkan dan terhitung sejak Sabtu (17/8) pada saat buaya pertama kali terlihat hanya beberapa wisatawan saja yang berani menikmati wahana air di lokasi.

Sesuai informasi yang didapatkan dari warga buaya tersebut memiliki panjang lebih kurang lima meter serta kerap muncul ke permukaan.

“Kami bersyukur hingga saat ini tidak ada korban, dan kami akan terus mewanti-wanti hal itu dengan cara memberikan peringatan sedini mungkin kepada wisatawan,” sebutnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Pihaknya pun berharap agar BKSDA segera turun tangan, sehingga wisatawan yang datang ke Pantai Carocok Painan kembali leluasa mengeksplorasi keindahan objek wisata itu.

Objek wisata Pantai Carocok Painan merupakan salah satu objek wisata bahari andalan Pesisir Selatan selain Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Pantai Sago, dan lain sebagainya.

Di lokasi wisatawan bisa menikmati karang-karang laut yang indah, ikan kecil dan pasir yang putih, selain itu juga bisa menjajal berbagai wahana seperti banana boat, speed boat dan lainnya

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Objek wisata ini hanya berjarak beberapa kilometer dari pusat pemerintah kabupaten, khusus di Pulau Cingkuak terdapat sisa-sisa kemegahan Benteng Protugis yang membuatnya semakin menarik.

Sesuai rencana pemerintah kabupaten setempat akan mengembangkan wisata serba Portugis di lokasi, mulai dari pakaian hingga kapal-kapalnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB