Nasional

Kemkominfo Pantau Pengembalian Hak Pelanggan Internux dan First Media

Jakarta, Prokabar — Sejak dihentikan penggunaan pita frekuensi radio 2,3 GHz untuk PT Internux dan PT First Media Tbk, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pantau pelaksanaan tata cara pengembalian pulsa dan kuota milik pelanggan serta hak-hak lainnya dari kedua operator itu.

Menurut Plt  Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu, berdasarkan pantauan Kementerian Kominfo dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia pada hari Jumat (28/12) siang, kedua operator telah melakukan shutdown terhadap core radio network operation center (NOC) agar tidak ada lagi pemancaran frekuensi yang menggunakan pita frekuensi radio 2,3 GHz.

“Pengembalian hak pelanggan, Kemkominfo menerima laporan telah dibuka gerai layanan langsung bagi pelanggan yang ada di 28 lokasi, 25 lokasi gerai di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi serta 5 gerai di Medan, Sumatera Utara. Lebih lengkap bisa diakses di www.bolt.id/storelocation,” kata ferdinan, Jumat (4/1/2019).

Ia mengimbau para pelanggan dapat melakukan refund dengan menyerahkan perangkat dan/atau kartu. Selain itu pelanggan diminta untuk menujukkan kartu identitas asli (KTP/SIM), menyerahkan fotocopy kartu identitas dan menyiapkan nama dan nomor rekening bank sesuai kartu identitas.

Hingga Kamis (03/01/2018) pukul 11.30 WIB, berdasarkan pantauan Kemkominfo dan BRTI, jumlah pelanggan yang telah melakukan refund tercatat sebanyak 3.321 proses refund telah selesai ditransfer ke pelanggan. Dengan rincian 2581 proses refund melalui gerai dan 740 proses refund online.

Kemkominfo meminta kepada kedua operator telekomunikasi tersebut untuk mengutamakan hak-hak pelanggan. Terhadap proses pengembalian pulsa dan hak-hak pelanggan ini, Kemkominfo bersama Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia akan terus memonitor proses tersebut. (Rel/hdp)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top