Tuban, Prokabar — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Biro Umum Sekretariat Jenderal (Kesekjenan) menggelar Koordinasi dan Praktik Keprotokolan dengan mengundang seluruh petugas protokol baik pusat maupun daerah untuk membangun komunikasi serta kerja sama dalam meningkatkan kualitas layanan keprotokolan sekaligus memperluas jaringan koordinasi antar petugas protokol.
“Karena tugas seorang protokol dituntut mampu membangun komunikasi, serta kerja sama dengan segenap elemen yang ada di dalam maupun di luar instansinya, serta melihat pentingnya pemahaman tentang protokoler itu sendiri untuk diketahui terutama bagi petugas protokol, maka untuk meningkatkan kualitas pelayanan keprotokolan serta memperluas jaringan koordinasi antar petugas protokol, kami menyelenggarakan kegiatan dimaksud,” kata Ketua Penyelenggara Koordinasi Keprotokolan Bernard Yuari dalam sambutannya saat menyampaikan laporan acara di Tuban, Bali, Jumat (27/7).
Acara Koordinasi Keprotokolan mengambil tema Meningkatkan Hubungan Kerja Sama Petugas Protokol antar Pusat dan Daerah. Dijelaskan Bernard, UU Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan dengan tegas mengatur betapa signifikannya peran protokol untuk menentukan keberhasilan kegiatan yang diselenggarakan oleh suatu instansi atau organisasi.
Menurutnya, keprotokolan adalah serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi.
“Oleh karena itu, diselenggarakannya kegiatan koordinasi keprotokolan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta wawasan dalam komunikasi keprotokolan serta untuk meningkatkan koordinasi keprotokolan yang efektif serta mewujudkan tata kelola keprotokolan yang baik,” ujarnya.
Ditambahkan Bernard, kegiatan dilaksanakan menggunakan dua cara, yang pertama adalah melalui sistem pemaparan materi dan dilanjutkan dengan diskusi dengan narasumber, dilanjutkan dengan praktek kunjungan ke Istana Tampaksiring.
Peserta yang hadir mengikuti Koordinasi Keprotokolan adalah para Aparatur Sipil Negara (ASN) baik di lingkungan Pemerintah Pusat maupun Daerah yang ditunjuk sebagai staf yang khusus melayani pimpinan pada satuan kerjanya.
Waktu dan tempat Kegiatan dilaksanakan pada 27 s/d 29 Juli 2018 di Bali dengan menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Henok Muharto (Plh. Kepala Biro Umum – Kementerian Kominfo), Agus Purwanto (Kepala Seksi Industri Pariwisata – Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Utara), Chandra Gandasubrata. (*/hdp)
















