Kemenkumham : TKA Pertambangan Emas di Solsel Dipastikan Ilegal

Penulis -

Kamis, 3 Oktober 2019 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Aro, Prokabar – Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) Sumatera Barat,Suharman menyatakan jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) yang memiliki izin dan bekerja di Solok Selatan hanya 16 orang, dan semuanya bekerja di sektor perkebunan.

“Jadi kalau ada ditemukan orang asing bekerja di lokasi pertambangan emas dipastikan illegal,” katanya saat rapat koordinasi Tim Pora, Kamis (3/10).

Menurut dia, kemungkinan juga ada TKA tidak resmi bekerja di Solok Selatan, karena sumberdaya alam di kabupaten itu cukup kaya seperti pertambangan emas.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Kalau suatu saat nanti katanya, ditemukan orang asing di luar yang 16 orang itu, maka perlu koordinasi yang lebih baik antara Pemerintah Daerah dengan Imigrasi melalui Tim Pora.

“Dengan koordinasi yang baik antara Tim Pora maka pengawasan dan penindakan orang asing akan lebih baik, dan bagi yang ilegal bisa dilakukan penindakan,” ujarnya.

Solok Selatan katanya, memiliki cakupan wilayah cukup luas dan juga berbatasan dengan provinsi lain yaitu Jambi sehingga sedikit banyaknya akan mempengaruhi lalu lintas orang asing.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Kepala Imigrasi Kelas I TPI Padang Elvi Sahlanmengatakan, kalau ada laporan keberadaan orang asing tersebut tidak sesuai dengan laporan ke Imigrasi maka pihaknya akan koordinasi dengan OPD terkait atau Tim Pora Solok Selatan.

“Kalau keberadaannya berbeda dengan laporan ke Imigrasi maka kami akan melakukan penyelidikan sejauhmana keberadaan orang asing tersebut,” ujarnya.

Dia berharap, Tim Pora saling berbagai informasi terkait pengawasan orang asing dengan harapan bisa menciptakan inovasi dalam pengawasan.

Tim Pora untuk Solok Selatan berjumlah 25 orang yang terdiri dari OPD terkait Forkopimda serta melibatkan Kecamatan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Asisten I Setdakab Solok Selatan Fidel Efendi mengatakan, lalu lintas orang asing harus diawasi dengan baik sebab selain memiliki dampak positif juga ada negatifnya.

Sebagai contoh katanya, bisa saja orang asing melakukan praktik perdagangan manusia atau bukan seorang ahli di bidangnya, tetapi hanya pekerja kasar sehingga merugikan pekerja lokal.

“Karena itu perlu adanya tim pengawasan lalu lintas orang asing karena untuk melakukannya tidak mungkin hanya satu instansi saja,” ujarnya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB