Kemendes PDTT Telah Kucurkan Rp. 876 juta Untuk Nagari Panampuang

Penulis -

Kamis, 1 Agustus 2019 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Tahun 2018-2019 Nagari Panampuang ditunjuk oleh Kementerian Desa PDTT sebagai pelaksana kegiatan Pilot Inkubasi Inovasi Desa Pengembangan Ekonomi Lokal ( PIID PEL). Ini adalah bentuk komitmen Pemerintah untuk mendorong pembangunan didaerah pedesaan melalui pengembangan ekonomi lokal atau produk unggulan desa.

Dinagari Panampuang Kecamatan Ampek Angkek, pengembangan ekonomi lokal yang akan dikembangkan adalah sulaman Handmade khusus Nagari Panampuang.

Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pemberdayaan ekonomi dengan pola kemitraan melibatkan BUMNag NagarI, Kelompok UEMD yang bergerak dibidang sulaman serta offtaker selaku pemasaran produk, serta dari inkubator sebagai pendampingan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Walinagari Panampuang Zulhendra, S.HI menjelaskan, anggaran yang didapatkan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa PDTT RI untuk program ini sebesar 1.5 Milyar.

“Alhamdulillah untuk saat ini kita di Nagari Panampuang sudah dikucurkan dana oleh Kementerian Desa PDTT sebesar Rp. 876.575.000,- dari 1.5 M anggaran yang telah disiapkan. Untuk tahap awal di tahun 2018 kemaren kita sudah menerima anggaran sebesar Rp. 200.000.000,- dan untuk tahap II tahun 2019 telah dicairkan sebesar Rp. 676.575.000,” sebut Zulhendra.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Kegiatan yang telah kita laksanakan berupa pelatihan, pembelian bahan dan peralatan produksi sulaman, dan untuk saat ini kita akan menyiapkan galeri sebagai pemasaran produk sulaman secara manual ataupun secara online. Untuk semua kegiatan dilaksanakan oleh Tim Pengelola Kegiatan Kemitraan (TPKK) PIID PEL yang langsung diketuai oleh Ketua BUMNag Panampuang,” lanjutnya.

Sementara itu Staf Khusus Menteri Desa Febby Datuak Bangso yang juga merupakan Sumando Panampuang ini mengatakan, program PIID PEL adalah program strategis dari Kementerian Desa PDTT yang diarahkan ke desa.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Untuk tahun ini kita dari Kementrian Desa sudah siapkan anggaran untuk 100 Desa di Indonesia, namun untuk saat ini baru 31 Desa di Indonesia yang sudah kita cairkan bantuan, termasuk salah satunya Nagari Panampuang yang kita prioritaskan karna di Nagari Panampuang ada potensi sulaman sebagai warisan kearifan lokal yang harus kita kembangkan,” jelas Febby Dt Bangso.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB