Kemendes PDTT Siapkan Akademi Desa

Penulis -

Rabu, 25 Juli 2018 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, Prokabar — Dalam Forum Tematik Bakohumas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Sekretaris Jenderal (Sekjen) Anwar Sanusi menyampaikan bahwa pendamping desa dibentuk sebagai partner pembelajaran masyarakat desa untuk mengimplementasikan amanat undang-undang.

“Salah satu pendekatan pembelajaran untuk penguatan kapasitas pelaku desa agar memahami masalah perdesaan yang disebut Akademi Desa,” ujar Sekjen Kemendes PDTT di Bali.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Akademi desa, ujar Anwar, jangan dianggap seperti pendidikan formal seperti institut, Diploma 3 maupun universitas. Ia menyampaikan akademi desa memiliki fokus untuk pengembangan kemampuan pendamping desa.

Dengan peningkatan edukasi lewat akademi desa, sambung Anwar, untuk menghindarkan BUMDes Tangan Bawah. Artinya, menurut Anwar, BUMDes mampu meningkatkan kemampuan pendanaan sehingga tidak hanya menerima dana dari Pusat atau pemerintah saja.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika menyampaikan bahwa jebakan pertumbuhan ekonomi telah bisa dilalui.

“Tahun 2015 target RPJMN 5.6 sedangkan realisasi 4.8, tahun 2016 target RPJMN 5.3 realisasi sedangkan realisasi 5.02, dan tahun 2017 target RPJMN 5.1 sedangkan realisasi 5.07,” ujar Ahmad Erani seraya menambahkan bahwa pertumbuhan terus membaik dan meningkat.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Mengenai inflasi, menurut Erani, hingga saat ini masih stabil dan faktor penyumbang inflasi di Indonesia adalah harga bahan makanan dan harga minyak.

Meski angka kemiskinan turun, menurut Ahmad Erani, dana desa dapat digunakan untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB