Kemendagri Serahkan Data Kependudukan Ke BPS, Ini Tujuannya

Penulis -

Sabtu, 7 Desember 2019 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Sekretaris  Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) I Gede Suratha, mengatakan pihaknya menyerahkan data kependudukan kepada Badan Pusar Statistik (BPS), yang akan digunakan sebagai basis sensus.

Diantaranya, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, alamat, dan hal lainnya yang biasanya ada di Kartu Keluarga (KK).

“Karena aturannya memang sudah memungkinkan memang (data) diserahkan kepada BPS jadi ada KK, ada nama, ada NIK, dan seterusnya, ada tempat tanggal lahir, dan sebagainya,” kata Gede, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (7/12).

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Menurut Gede, hasil dari Sensus Kependudukan 2020 itu juga bisa diakses Kemendagri nantinya. Hal itu untuk memperbarui data kependudukan yang sudah ada.

Gede mencontohkan, bisa saja ada warga yang masih memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), tetapi ketika petugas sensus datang ke lapangan ditemukan orang itu sudah meninggal. Hal itu memungkinkan karena keluarganya belum melapor dan mengurus akta kematian orang yang bersangkutan.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Dukcapil di masing-masing daerah, kata Gede, bisa meminta keluarga untuk segera mengurus administrasi kependudukan. Dengan demikian data kependudukan yang dimiliki Dukcapil juga mutakhir.

“Tercatat di Dukcapil kan masih hidup dia karena nggak dilaporkan. Berdasarkan data ini Sensus Penduduk, nanti dukcapil itu akan berperan aktifnya berhubungan dengan Kepala Keluarga tersebut agar mengurus surat akta kematian, jadi nanti akan memperbaiki data-data Dukcapil,” tuturnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
Sebelumnya, Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan, pihaknya akan memakai data Ditjen Dukcapil Kemendagri, sebagai basis Sensus Kependudukan tahun 2020. (*)
Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB