Padang, Prokabar – Kementrian Kebudayaan bersama Komunitas Seni Budaya Palito Nyalo melaksanakan aksi bersih bangunan cagar budaya Pintu Jaga Air PLTA Kuranji Batu Busuk pada tanggal 27 sampai 28 Desember 2025. Aksi ini merupakan bagian dari program tanggap bencana Kementrian Kebudayaan untuk melestarikan cagar budaya yang terdampak bencana.
Bangunan cagar budaya Pintu Jaga Air PLTA Kuranji Batu Busuk merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang tinggi. Aksi bersih ini bertujuan untuk membersihkan bangunan dari kotoran dan sampah yang menumpuk akibat bencana, serta memulihkan keindahan dan keaslian bangunan.
“Melalui aksi ini, kami ingin menunjukkan komitmen kami untuk melestarikan cagar budaya dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya,” kata Dasrul, Ketua Koordinator Aksi Bersih.
Aksi bersih ini diikuti oleh anggota Komunitas Seni Budaya Palito Nyalo dan masyarakat lokal Batu Busuk. Mereka bekerja sama untuk membersihkan bangunan dan sekitarnya, serta memulihkan keindahan bangunan.
















