Kembangkan Produktif Pengrajin Kulit “Landika” Padang Panjang, LPPM Unand Lakukan Pendampingan Kemitraan

Penulis -

Senin, 21 Desember 2020 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Susiana

 

Padang Panjang, Prokabar — Kerajinan berbahan kulit agaknya bukan lagi menjadi sesuatu yang baru bagi masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kota Padang Panjang. Berbagai pangan dan kuliner berbahan bakunya kulit kerap kita temukan di Kota Serambi Mekah ini.

Selain menjadi bahan panganan seperti karupuak dan gulai jangek masyarakat Kota Padang Panjang juga memanfaatkan kulit sebagai bahan baku untuk pembuatan beraneka ragam kerajnan. Salah satunya adalah usaha yang digeluti oleh Pak Dasril, seorang pengrajin aneka sandal dan sepatu kulit yang diberinya nama LADIKA (LASUAK DI KAKI).

Usaha yang telah digeluti sejak 2009 hingga saat ini, menurut beliau, hanya cukup untuk menopang kehidupan Ia dan keluarga saja berbagai kendala juga dialami dalam pengembangan usahanya antara lain rendahnya harga jual produk, slitnya mendaoatkan tenaga kerja termpil, mahal dan sshnya mendapatan bahan baku utuk produk serta kurangnya modal usaha mejadi faktor-faktor inti dari pengembanga usahan yang dijalaninya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Meyikapi hal tersebut, tim pengabdian masyarakat Univeristas Andalas melalui kegiatan Pengabdia Masyarakat Program Kemitraan yang diketuai oleh Susiana dengan beberapa orang angota nya yaitu Bahren, Bintang Rizky Abdullah Majo Saibah, serta melibatkan beberpa orang mahasiswa Raditya Pratama Meyuza, Qori Patricia, Ejelita Nisa, Aprinisa Anjelita mencoba mencarikan solusi untuk masalah yang dihadapi oleh Pak Dasrial.

Salah satu upaya yang dilakukan tim pengabdian yang dikomandoi oleh dosen Fakultas Ekonomi Unand Kampus Payakumbuh ini adalah dengan membuat beberapa solusi yang menjadi prioritas. Solusi yang dimaksud berupa pengingkatan inovasi degan oriensati belajar pengrajin kulit LADIKA, pengenalan pasae dan jenis pasar yang cocok serta mecarikan mitra kerjasama yang dapat memberikan pendampingan dengan perguruan tinggi dan membantu permodalan pihak pemerintah dan swasta.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kegiatan peningkatan inovasi dilaksanakan dengan cara mengajak pengajin berkunjung ke pengrajin sejenis yang telah memiliki omset serta inovasi dalam produk. Selain itu tim juga memberikan beberapa materi berkaitan dengan inovasi produk dan manajemen pemasaran dan promosi, baik secara offline maupun online.

Lebih lanjut, sebagai bentuk kemitraan dengan perguruan tinggi khususnya Universitas Andalas, Tim berupaya nantinya untuk menghubungkan pengrajin dengan Saint Tecno Park yang dimiliki Unand dalam hal pemanfaatan teknologi penyamakan kulit untuk produksi bahan baku sehingga pengrajin dapat memproduksi sendiri kulit yang akan djadikan bahan dasar sandal dan sepatu.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Tim yakin dengan adanya sokongan dan dukungan dari STP dan LPPM Unand akan menambah gairah prodksi pengrajin LADIKA. Terakhir, upaya yang dapat diakukan adalah meghubungkan penngrajin dengan pihak pemerintah (DEKRANASDA) dan pihak swasta maupun BUMN melalui program Bapak angkat atau mitra binaan. Semoga langkah awal yang dilakkan ini dapat menjadi pemantik bagi tumbuh kembangnya usaha kerajinan kulit LADIKA. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB