Kembangkan EBT. Semen Padang Bersama Masyarakat Nagari Padang Alai Antusias Tanam Kaliandra Merah

Penulis -

Selasa, 30 Januari 2024 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar- PT Semen Padang terus menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan menanam pohon kaliandra merah. Kali ini, sebanyak 80.000 batang bibit kaliandra merah ditanam di Nagari Gunuang Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman.

Bekerjasama dengan masyarakat setempat, penanaman kaliandra merah dengan nama latin Calliandra calothyrsus itu dilakukan di lahan seluas 15.000 Ha. “Ini lahan masyarakat di luar kawasan perhutanan sosial di Nagari Gunuang Padang Alai,” kata Ketua Hutan Kemasyarakatan (HKm) Sialangan, Nagari Gunuang Padang Alai, Jasmar Syam, Jumat (26/1/2024).

Jasmar Syam menyebut penanaman puluhan ribu batang bibit kaliandra merah itu untuk saat ini difokuskan di lahan-lahan milik masyarakat Nagari Gunuang Padang Alai. Ada banyak masyarakat yang tertarik untuk menanamnya. Bahkan jumlahnya ada 1000 orang dengan luas lahan yang mereka miliki paling sedikit sekitar 2 Ha. Dan, lahan tersebut juga dapat diakses oleh kendaraan roda empat.

“Kenapa untuk tahap awal ini kami fokuskan penanaman di lahan masyarakat di luar kawasan perhutanan sosial? Agar supaya masyarakat bisa mudah untuk memanennya. Nah, setelah di lahan masyarakat, baru lah untuk tahap selanjutnya dikembangkan ke kawasan perhutanan sosial di Nagari Gunuang Padang Alai. Di kawasan perhutanan sosial ini ada 105 orang anggotanya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Disebutkannya, ketertarikan masyarakat Nagari Gunuang Padang Alai untuk menanam kaliandra merah, karena dari sosialisasi yang disampaikan pihak PT Semen Padang bersama Politeknik Negeri Pertanian Payakumbuh belum lama ini, diketahui bahwa kaliandra merah merupakan tanaman energi masa depan yang memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Seperti kayunya, kata Jasmar Syam, bisa dijual ke PT Semen Padang untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakal alternatif yang dapat menggantikan bahan bakar batubara. Kemudian daunnya, bermanfaat untuk pakan ternak seperti sapi dan kambing, sedangkan bunganya sangat bagus untuk dijadikan sebagai konsumsi bagi madu galo-galo.

“Di Padang Pariaman sekarang ini banyak masyarakat yang sedang mengembangkan madu galo-galo, begitu juga dengan ternak sapi dan kambing juga banyak di Nagari Gunuang Padang Alai ini. Makanya, kaliandra merah ini sangat tepat sekali kami manfaatkan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi,” bebernya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara itu, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis menyebut bahwa PT Semen Padang mendorong masyarakat untuk menanam kaliandra merah, karena ini bersifat mandatori bahwa Indonesia sebagai bagian di dunia, berkewajiban untuk menurunkan emisi karbon dan sekaligus menambah stok karbon.

“Jadi, penanaman kaliandra merah ini sebagai bentuk komitmen Semen Padang untuk Indonesia dalam meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan guna mengurangi emisi CO2. Kemudian bagi Semen Padang sendiri, penanaman kaliandra merah ini bertujuan untuk mendukung program Alternatif Fuel Raw Material (AFR) sebagai program jangka panjang perusahaan dalam hal keberlangsungan perusahaan yang ditargetkan pada tahun 2025, AFR sudah mencapai 16 persen,” katanya.

Kayu kaliandra merah dipilih untuk mendukung program AFR, lanjut Iskandar, karena memiliki 3.800-4.200 kilokalori (kkal), sama dengan kalori batubara yang dipakai di PT Semen Padang saat ini dikisaran 4.000 kkal. Bahkan untuk kayu kaliandra merah ini, PT Semen Padang sudah melakukan uji coba dengan jumlah sekitar 200 ton. “Meskipun jumlahnya kecil, tapi untuk kestabilan operasi sudah mulai dapat dikendalikan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Komitmen PT Semen Padang untuk mengembangkan kaliandra merah sebagai EBT telah dilakukan sejak tahun 2022. Bekerjasama dengan Dinas Perhutanan Provinsi Sumbar, PT Semen Padang terus memperluas wilayah penanaman kaliandra merah dengan memanfaatkan kawasan perhutanan sosial hampir di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Sumbar.

“Selain Dinas Perhutanan, kami juga bekerjasama dengan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh untuk penyediaan bibit kaliandra merah. Di samping itu, kami juga membuat nursery kaliandra di kawasan konservasi Semen Padang. Bahkan, ratusan ribu batang kaliandra merah dari nursery itu sudah kami distribusikan ke masyarakat atau kelompok tani di kawasan perhutanan sosial,” pungkas Iskandar. (*/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB