Kembali, Pemkab Pasaman Gagal Realisasikan DAK, Ini Penyebabnya

Penulis -

Jumat, 19 Juli 2019 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Tidak mampunya Pemkab Pasaman merealisasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) hingga dana Rp17 miliar kembali ke kas negara, membuat Ketua DPRD Pasaman, Yasri angkat bicara. Teramat mirinya, ternyata ini adalah kasus untuk kedua kalinya DAK balik ke pusat, lantaran kelalaian Pemkab Pasaman.

Diakui Yasri, di tahun 2017 lalu, belasan miliar DAK juga kembali ke pusat. Dana itu berada di bawah naungan Dinas Kesehatan Pasaman. Kala itu, diperuntukan untuk penunjang pembangunan RS Pratama dan alat kesehatan di dalamnya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Maigus Nasir Resmi Buka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Padang

“Ini sudah dua kali. Sangat disayangkan terjadi lagi. Kasus 2017 lalu itu, dana DAK di bidang Dinas Kesehatan kembali ke pusat, sementara pekerjaan dan pengadaan di RS Pratama sudah berjalan, terpaksa Pemkab Pasaman jadi terhutang belasan miliar kepada rekanan dan dibayar tahun 2018 lalu,” kata Yasri.

Baca Juga :  Rusak Alam Lewat Tambang Liar, Siap-Siap Terima Azab Allah! Alquran Sudah Peringatkan 15 Abad Lalu

Diakui Yasri, dari pantauannya, Pemkab Pasaman lambat dalam melakukan proses lelang paket pekerjaan yang pagu anggarannya bersumber dari DAK. Ini sangat berdampak pada serapan anggaran di akhir tahun nantinya. Hingga dipastikan juga berpengaru pada besaran APBD Pasaman.

Baca Juga :  Rugi Ratusan Juta Korban Kebakaran Pasaman Dibantu Pemkab

“Bisa jadi juga APBD Pasaman kembali defisit karena serapan rendah dan PAD Kabupaten Pasaman masih kecil. Paling rugi itu, masyarakat Pasaman. Kami meminta, apapun yang terjadi dalam internal kepemerintahan untuk segera disudahi. Fokus lagi pada visi dan misi Pemkab Pasaman, kasihan masyarakat kita,” tukas Yasri. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas
Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026
Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage
Wakil Wali Kota Maigus Nasir Resmi Buka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Padang
Buruan Pesan..! Sebanyak 13 Ribu Tempat Duduk KA Lokal Libur Panjang Idul Adha di Sumbar Masih Tersedia
Pemkab Dharmasraya Raih WTP Murni Atas LKDP Tahun 2025 Dari BPK-RI
Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Diserahkan Wabup Dharmasraya Ke Masjid Nurul Huda Nagari Sungai Kambut
Rugi Ratusan Juta Korban Kebakaran Pasaman Dibantu Pemkab

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:24 WIB

Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:56 WIB

Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:56 WIB

Buruan Pesan..! Sebanyak 13 Ribu Tempat Duduk KA Lokal Libur Panjang Idul Adha di Sumbar Masih Tersedia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:43 WIB

Pemkab Dharmasraya Raih WTP Murni Atas LKDP Tahun 2025 Dari BPK-RI

Berita Terbaru

Peninjauan ke kawasan Pasar Tanah Kongsi.

Daerah

Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:56 WIB