Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Kembali Bertambah. Total Terinfeksi Covid 19 di Tanah Datar Capai 460 Orang

Dibaca : 90

Tanah Datar, Prokabar – Penambahan kasus positif Covid-19 masih terjadi di Tanah Datar, Senin (9/11). Berdasarkan laporan Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas, Padang yang diterima Dinas Kesehatan setempat, menginformasikan ditemukan 6 orang yang terinfeksi Covid-19.

“Hasil pemeriksaan spesimen, 6 orang warga Tanah Datar dilaporkan positif Covid-19,” ucap Kabid P2P Dinkes Roza Mardiah melalui Humas Setdakab Tanah Datar.

Roza merinci, dari 6 orang yang terinfeksi Covid 19 hari ini, 3 diantaranya tenaga kesehatan, dua orang bertatus mahasiswa dan seorang swasta.

“Seorang nakes asal Kecamatan Lintau Buo, 2 orang nakes dan seorang swasta asal Lintau Buo Utara, seorang mahasiswa asal Lima Kaum, dan seorang mahasiswi asal Sungai Tarab,” tulisnya.

Selaim terjadi penambahan kasus, 7 orang pasien Covid 19 asal Tanah Datar juga dilaporkan telah sembuh. Ketujuh orang itu diantaranya, seorang guru asal Bukit Gombak, Lima Kaum, wanita asal Koto Gadih Nagari Limo Kaum, dan lima orang dari Kecamatan X Koto.

Dengan bertambahnya kasus dan angka kesembuhan, sampai saat ini, akumulasi kasus konfirmasi telah tercatat sebanyak 460 orang, dan 280 orang diantaranya sudah sembuh dengan hasil negatif, serta meninggal dunia 16 orang.

Sementara Suspek tercatat sebanyak 21 orang, Probable 2 orang dan pelaku perjalanan 23 orang.

Sebelumnya, Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke 35 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, mulai tanggal 7 Nopember 2020 sampai tanggal 14 Nopember 2020, Tanah Datar masih berada di zona orange. Namun, pada skor keadaan, Tanah Datar selangkah lagi mendekati Zona merah

Kadinkes Tanah Datar, Yesrita mengatakan, jika perkembangan penyebaran Covid 19 di Tanah Datar saat ini mulai mengkhawatirkan. Sedikit lagi, zona penyebaran virus corona di Luhak Nan Tuo bisa saja masuk kedalam zona merah jika masyarakat tidak patuh dengan protokol kesehatan.

“Skor itu mendekati ke merah, artinya kondisi kita keadaanya mendekati ke buruk,” ungkap Yesrita. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top