Kelurahan Paus Punya Cerita; “Jangan Lupa Pakai Masker Tuan dan Nyonya”

Penulis -

Rabu, 20 Mei 2020 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar – Berbagai upaya terus digencarkan untuk membuat masyarakat sadar akan kondisi yang tengah dirasakan saat ini, baik itu dari Pemerintahan hingga perangkat Camat, Lurah dan RT.

Seperti halnya dengan Kelurahan Pasar Usang, tidak hanya melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke Fasilitas Umum dan Rumah Warga, pihaknya juga mendirikan posko untuk memantau, melaporkan dan mendata bagi perantau yang masuk ke Padang Panjang khususnya Pasar Usang.

Ada hal yang lebih menarik perhatian dari Kelurahan Paus, pasalnya kelurahan yang berada di pinggir jalan ini membuat inovasi untuk menyadarkan masyarakat yakni memasang plang dibeberapa akses jalan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kawasan Ini Wajib Masker, Tolong Pakai Masker Tuan dan Nyonya”, itulah kata-kata yang terpajang di persimpangan jalan Kelurahan Paus.

“Kata-kata ini kami buat agar masyarakat bisa menyadari bagaimana kondisi saat ini, disini kami perhatikan, masih banyak masyarakat yang lalu lalang tidak menggunakan masker, apalagi akses jalan yang mereka lalui merupakan akses jalan besar, jadi dengan adanya plang ini mereka akan membaca dan sadar serta malu jika melintasi area ini tidak menggunakan masker,” jelas Lurah Pasar Usang Romi Ar Rahman di Kantor Lurah, Rabu (20/5), di laman resmi kominfo.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Lanjut, pihaknya menjelaskan terkadang mereka yang melintas tidak memggunakan masker itu dipanggil atau ditanyai “maskernya mana”, sampai juga pihaknya memerhatikan secara bersama mereka yang tidak memakai masker agar meraka tersadar dan merasa malu.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Tidak hanya sampai disitu, inovasi lain juga tengah dilakukan Kelurahan Paus untuk memutus penyebaran Covid-19 ini, seperti pihaknya mempersiapkan cairan Handsanitizer di beberapa titik melalui koordinasi RT.

“Kami mencari botol-botol bekas untuk bisa didaur ulang, kami gunakan untuk meletakkan cairan handsanitizer, terkadang masyarakat tidak mau mencuci tangan, nah dengan adanya cairan ini, masyarakat tinggal pakai dan langsung pergi,” tambahnya.(mht)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB