Keluarga Zulfirman Syah Segera Berangkat ke Selandia Baru Difasilitasi ACT

Penulis -

Minggu, 17 Maret 2019 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Keluarga Zulfirman Syah, seniman Minang asal Padang, yang menjadi korban penembakan teroris di Selandia Baru, pada Jumat siang waktu setempat, rencananya akan berangkat dari ke Selandia Baru.

“Rencananya ada empat anggota keluarga yang akan berangkat dari Indonesia ke Selandia Baru,” kata kakak Zulfirman Syah, Yulierma, Minggu (17/3).

Saat ini pihaknya tengah memproses beberapa dokumen dan administrasi yang diperlukan untuk keberangkatan itu.

Baca Juga :  Musim Kemarau Melanda PDAM Tirta Saiyo Pasaman Lakukan Distribusi Air Bergilir

“Jika dokumen dan administrasi yang diperlukan itu selesai pada Senin, maka rencananya berangkat pada Selasa,” katanya.

Ia mengatakan proses keberangkatan anggota keluarga sejauh ini dibantu oleh organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Menurutnya kehadiran keluarga di sana untuk menyaksikan langsung bagaimana kondisi Zulfirman Syah, serta memberi dukungan langsung.

“Kami meminta doa yang terbaik untuk kesembuhan adik dan keponakan kami,” katanya.

Baca Juga :  Wako Fadly Amran Dukung Pengawasan Ketat BBM Subsidi di Sumbar, Antrean SPBU Ganggu Ekonomi Masyarakat

Pada sisi lain kondisi Zulherman Syah serta anaknya diketahui terus membaik hingga saat ini sejak perisitwa penembakan.

Informasi terakhir didapat keluarga dari istri ZulfirmanSyah pada Minggu pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

“Peluru di tubuhnya sudah dikeluarkan dan sudah siuman, namun masih dirawat intensif, sedangkan anaknya mulai ceria lagi namun masih tetap di rumah sakit,” katanya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Sukses Layani 40 Ribu Lebih Penumpang Selama Masa Angkutan Libur Panjang Idul Adha 1447 H

Sebelumnya, masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru menjadi sasaran aksi teror pada Jumat (15/3). Pelaku secara brutal menembaki jamaah shalat Jumat di masjid tersebut.

Komisioner Kepolisian Selandia Baru Mike Bush dalam konferensi pers menyebut korban tewas dalam serangan teroris di dua masjid di Kota Christchurch mencapai 49 orang.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GOR H. Agus Salim Ditutup Total 15 Juni, Pedagang dan Sekretariat Cabor Segera di Relokasi
Wako Fadly Amran Dukung Pengawasan Ketat BBM Subsidi di Sumbar, Antrean SPBU Ganggu Ekonomi Masyarakat
Hilangnya Meja dan Jaringan Komputer SMKN 1 Lubuk Sikaping Masih Jadi Misteri Penyedia Bantah Mengambil Barang
Dony Oskarian dan Menteri PU Bertemu Bahas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat
KAI Divre II Sumbar Sambut Delegasi dari 36 Negara pada IMLF 2026 di Stasiun BIM
Korban Bencana Sumbar Turun ke Jalan, Desak Penghentian Illegal Logging dan Illegal Mining
IPSI Padang Targetkan Juara Umum Silat di Porprov Sumbar 2026
SMKN 1 Lubuk Sikaping Buncah Teriak Kemalingan Ternyata Ada Utang Sekolah Belum Terbayarkan

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:12 WIB

GOR H. Agus Salim Ditutup Total 15 Juni, Pedagang dan Sekretariat Cabor Segera di Relokasi

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:35 WIB

Wako Fadly Amran Dukung Pengawasan Ketat BBM Subsidi di Sumbar, Antrean SPBU Ganggu Ekonomi Masyarakat

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:10 WIB

Hilangnya Meja dan Jaringan Komputer SMKN 1 Lubuk Sikaping Masih Jadi Misteri Penyedia Bantah Mengambil Barang

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:57 WIB

Dony Oskarian dan Menteri PU Bertemu Bahas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:24 WIB

Korban Bencana Sumbar Turun ke Jalan, Desak Penghentian Illegal Logging dan Illegal Mining

Berita Terbaru