Keluarga Miskin Itu Akhirnya Terima Bantuan Bangun Rumah

Penulis -

Senin, 13 Agustus 2018 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – Puluhan tahun berkeluarga, hidup terlunta dalam rimba sawit, akhirnya Buyuang Kenek (50) beserta Istri dan anak-anaknya, warga Kampuang Dadok, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, mendapat bantuan bangun rumah layak huni.

Bantuan tersebut berkat partisipasi semua pihak dan pengajuan permohonan masyarakat kepada anggota DPRD bersama Dinas Sosial Padang Pariaman. Harapan mendapat rumah layak huni itu sudah diambang mata setelah menerima bantuan berupa bahan bangunan senilai Rp13 juta.

Sebelumnya, ia tinggal di dalam rimba, jauh dari pemukiman penduduk dan jalan raya. Untuk berjalan ke rumahnya harus berjalan kaki sekitar 2 Kilometer melintasi perbukitan, ladang hingga melintasi sungai.

“Bagaimana perasaan Bapak setelah mendapat bantuan ini,” saat prokabar.com menanyakan rasa itu kepada Buyuang Kenek tersebut.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sesaat, ia tersentak diam dan tiba-tiba matanya berurai air sambil menjawab. “Saya senang nak, kami sebentar lagi tidak lagi hidup dalam rimba sawit dipenuhi hewan buas”. Katanya.

Buyuang Kenek kembali menjelaskan rumah yang akan dibangun berada dilokasi jauh dari tempat sebelumnya. Sebentar lagi, itu tidak lagi terjadi dengan mendapatkan rumah baru dilokasi yang lebih layak.

“25 sak semen, 2 mobil kerekel, 2 mobil pasir, 2 mobil batu panasi dan 24 batang besi untuk tiang rumah, sudah sampai 4 hari lalu di lokasi pembangunan rumah baru kami ini. Sedangkan 300 buah batu bata sudah sampai 2 hari yang lalu,” ungkapnya.

Tidak terbayangkan bagi kami mendapatkan kebahagian ini. Dan hal ini berkat dorongan semua pihak. “Dan kami bersyukur dan senang apa yang didapat dari adik kami ini,” kata Syamsul Bahri (65), Kakak Sepupu sekaligus Orang Tua Kampung di Korong Balai Kamih, Kampuang Dadok, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar tersebut.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Buyuang Kenek memang sudah selayaknya mendapat perhatian san bantuan semua pihak, terutama mendapat rumah layak huni. “Buyuang memiliki pekerjaan serambutan dengan penghasilan tidak menentu,” ungkapnya.

Padahal katanya, ia memiliki seorang istri dan 3 orang anak perempuan yang masih sekolah. “Terlebih lagi seorang anak perempuan yang tua, sedang mengikuti pendidikan SMK di Kabupaten Agam. Pasti membutuhkan biaya besar saat mengikuti praktek lapangan,” terangnya.

Ambo Ermanto (51) salah seorang warga, mengenal dekat Buyuang Kenek beserta istri dan anak-anaknya. “Ia sering duduk dikedai saya ini. Berharap ada seseorang memberikan pekerjaan dan mendapat upah dan memenuhi kebutuhan harian mereka. Meski hanya cukup satu hari, setidaknya ia telah berjuang dan berusaha,” kata Ambo Ermanto.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ermanto melanjutkan, Buyuang juga sering mencari lidi pelapah kelapa, buah pinang atau rumpun makanan ternak sebagai usaha lainnya. Kegiatan tersebut sesuai permintaan seseorang dan sering menjadi langganan pekerjaaannya.

“Kami juga turut senang dan bahagia, saat mereka mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah. Kami mendengar bantuan itu berasal dari Dana Pokok Pikiran Masyarakat dari Anggota DPRD, Faisal Arifin melalui Dinas Sosial. Beliau Ketua DPRD Padang Pariaman asli dari Sungai Geringging ini,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB