Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Kelompok Cipayung di Padang Tolak UU Cipta Kerja, Ini Alasannya

Dibaca : 226

Padang, Prokabar – Organisasi mahasiswa ekstra kampus, yang tergabung dalam kelompok Cipayung plus, mendesak pemerintah untuk membatalkan UU Cipta Kerja yang sudah diketuk palu DPR. Mahasiswa ini menilai, pemerintah sebaiknya fokus dalam penanganan covid 19.

“Kami menolak disahkannya Omnibus Law RUU Cipta Kerja tersebut, karena menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dengan banyaknya poin poin yang kontroversial,” sebut gabungan organisasi mahasiswa itu melalui pernyataan sikapnya.

Kelompok Cipayung ini terdiri dari organisasi PMII, GMNI, HMI, PMKRI, GMKI dan IMM.

“Mengecam keras disahkannya Omnibus Law RUU Cipta Kerja di tengah pandemi covid 19 yang meningkat,” kata mahasiswa ini.

Sedangkan pada poin 3 pernyataan sikap, kelompok Cipayung mendesak pemerintah untuk fokus penanganan covid 19 dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Selain mengeluarkan pernyataan sikap organisasi mahasiswa ini juga akan melakukan aksi unjuk rasa ke DPRD Sumbar pada Kamis (8/9). Jumlah massa diperkirakan mencapai 800 orang mahasiswa.

Aksi unjuk rasa juga sudah dilakukan mahasiswa dari BEM se Sumatera Barat. Mereka juga menyuarakan penolakan terhadap UU Cipta Kerja.(laf)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top