Kelok 44 Sudah Bisa Dilalui, Bobot Maksimal Hanya 10 Ton

Penulis -

Rabu, 5 Agustus 2020 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Setelah dua hari dilakukan pengerjaan jalan amblas di Kelok 10, tepatnya jalan Kelok 44, Jalur Simpang Padang Lua Menuju Simpang Manggopoh akhirnya tuntas, Rabu (6/8). Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Provinsi Sumatra Barat mengkebut pengerjaan dengan sistem lembur hingga malam hari.

“Alhamdulillah, akses jalan Kelok 44 sudah bisa dilalui. Pihak DPUPR Provinsi Sumatra Barat telah selesai mengerjakannya. Jalan sudah bisa dikerjakan namun dengan syarat hanya bisa dilewati kendaraan muatan maksimal 10 Ton,” ungkap Camat Tanjung Raya, Handria Asmi bersama Waka Polsek Tanjung Raya, Iptu Akhiruddin, saat dikonfirmasi Prokabar.com di Maninjau, Rabu sore (6/8).

Baca Juga :  Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Ia melanjutkan Akses Kelok 44 merupakan akses paling viral bagi masyarakat. Juga dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Agam untuk mobilisasi. Pasalnya, akses paling terdekat untuk beraktifitas menuju Agam Timur. Akses tersebut juga sarana pendistribusian hasil pertanian dan perikanan menuju Pasar Padang Lua dan Bukittinggi.

“Jalur Simpang Padang Lua menuju Lubuk Basung Manggopoh ini menjadi tumpuan transportasi logistik atau distribusi hasil pertanian beserta perikanan ke Bukittinggi. Artinya, jalan sangat dibutuhkan masyarakat Agam Barat untuk menuju Agam Timur ataupun ke Kota Bukittinggi. Termasuk Bus angkutan umum antar Kota/Kabupaten dan provinsi,” ujarnya.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Sementara itu, Kapolsek Tanjung Raya, melalui Waka Polsek Tanjung Raya, Iptu Akhiruddin menambahkan akses transportasi ini memang sangat urgen dan penting bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Agam.

“Kondisi jalan belum sepenuhnya stabil karena bersifat sementara. Apalagi dibatasi beban muatan kendaran, hanya 10 Ton saja. Pengamanan dan pengawasan akan terus dilakukan secara bersama-sama. Kami menghimbau seluruh masyarakat, khususnya pengguna jalan, bisa memahami hal ini,” terangnya.

Baca Juga :  Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Untuk pengerjaan lanjutan atau secara permanen, menurut pihak DPUPR Provinsi Sumatera Barat, baru bisa dilaksanakan pada anggaran tahun 2021 nanti. Agar akses jalan bisa bertahan hingga tahun depan, dibutuhkan kesadaran semua pihak.

“Perlu kita sadari kembali bahwa batas bobot kendaraan yang bisa dilalui Kelok 44 saat ini hanya 10 Ton saja. Karena jika kembali amblas atau rusak, maka kerugian akan kembali dialami bersama. Untuk itu, penting sama-sama menjaga, mengerti dan menyadari kondisi tersebut,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi
KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing
Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul
Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP
Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik
Atlet Voli Porprov XVI Sumbar Berpeluang Tampil di Proliga 2027
Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

KAI Divre II Sumbar Perkuat Dukungan Hukum dan Pengamanan Aset melalui PKS dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:30 WIB

KAI Divre II Sumbar Bersama BRI Dorong UMK Mitra Binaan Naik Kelas dan Berdaya Saing

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Fadly Amran Tinjau Pembangunan SDN 01 Pasar Laban, Minta Percepat dan Bangun Tanggul

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Padang Terapkan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Fadly Amran Buka Promoting Rise di PNP, Dorong Kolaborasi Teknologi Kendaraan Listrik

Berita Terbaru