Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Wanita di Agam Ini Coba Kelabui Petugas dengan Simpan Narkoba dalam Alat Vital

Dibaca : 2.5K

Agam, Prokabar — Jajaran Polres Agam kembali menangkap pelaku diduga kuat pengedar narkoba jenis Shabu, Minggu (19/7). Penangkapan berkat dukungan masyarakat dan keuletan Opsnal Satres Narkoba Polres Agam, melakukan pengintaian dan penyergapan.

Hal itu disampaikan Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan saat melakukan press release di Aula Wibisono, Sabtu (20/7). Pelaku berinisial Y-E (47) itu menjadi target operasional skala prioritas, karena salah satu pengedar besar di Kabupaten Agam, wilayah Hukum Polres Agam.

“Pelaku ini sejak saya ditugaskan di Polres Agam, sudah menjadikan sasaran utama. Karena selain licin, pelaku juga sangat pandai menghindari penyergapan petugas,” ungkap Kapolres Agam, AKBP Dwi Nur Setiawan.

Tersangka tersebut di tangkap sekitar pukul 11.30 WIB, di dapur rumahnya, tepatnya Jorong Banda Gadang, Kenagarian Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. telah dilakukan penangkapan terhadap diduga pelaku penyalahgunaan Narkotika Jenis sabu oleh Tim Ops Resnarkoba Polres Agam yang dipimpin oleh Kanit Ops Sat ResNarkoba Polres Agam.

Dari tangan pelaku, Satres Narkoba Polres Agam berhasil mengamankan satu paket besar narkoba jenis Shabu, dengan berat sekitar 3,33 gram. Serta empat paket kecil siap edar seharga Rp50 ribu dan satu paket sedang yang akan dicarah menjadi paket kecil.

“Awalnya, jajaran kami berhasil membekuk pelaku di rumahnya, bersama barang bukti 4 paket kecil dan 1 paket sedang narkoba jenis shabu. Setelah dibawa ke Mako Polres Agam, dan menjalani pemeriksaan, pelaku mencurigakan. Dan tidak lama kemudian, Polwan kami berhasil menemukan satu paket besar dari dalam alat paling berharga wanita itu,” terang Kapolres.

Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Agam juga mengamankan uang tunai diduga kuat hasil penjualan dua juta rupiah. Satu buah kotak warna hitam. satu unit handphone merk strawberry warna hitam. satu helai baju daster motif hitam kuning. Satu buah gunting warna hitam lis pink. Satu buah plastik warna bening berisikan 30 buah plastik warna bening.

Pelaku dijerat Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 114 ayat (1) Undang – undang No. 35 tahun 2009, tentang Penyalahgunaan Narkotika, dengan ancaman hukuman kurungan lebih dari 9 (sembilan) tahun. “Kami memghimbau kepada seluruh orang tua dan tokoh masyarakat, agar lebih ketat melakukan kontrol sosial pada anak-anak mereka. Karena narkoba jelas merusak dan menghancurkan generasi penerus kita.

Kami kembali menegaskan, Kepolisian melalui Jajaran Polres Agam sangat konsisten dan serius dalam pemberantasan bahaya latin narkoba. Dan tidak akan pandang bulu dalam penindakan,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top