Padang, Prokabar – Kejuaraan Sepak Takraw KONI Kota Padang memperebutkan Piala Walikota Padang 2026 resmi ditutup pada Minggu, 17 Mei 2026. Acara penutupan digelar di Lapangan Futsal BB Balai Baru, depan SMA 5 Padang, dan berlangsung lancar serta meriah.
Penutupan dihadiri oleh Sekretaris KONI Kota Padang Tri Putra Janaidi, Kabid Pemuda Dispora Padang, pengurus PSTI Sumbar, serta PSTI Kota Padang. Turut hadir para official, pelatih, dan atlet dari seluruh tim peserta.
Ketua Panitia Sahril Baiz dalam laporannya menyatakan bahwa kejuaraan berjalan tertib dan penuh kompetisi sejak babak penyisihan hingga final. Ia mengapresiasi dukungan dari KONI Kota Padang, Dispora Padang, serta seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan event ini.
“Alhamdulillah kejuaraan berjalan lancar. Ini menjadi ajang pembinaan sekaligus silaturahmi bagi atlet sepak takraw di Sumbar,” ujar Sahril.
Secara resmi, penutupan dilakukan oleh Sekretaris KONI Kota Padang Tri Putra Janaidi yang mewakili Ketua KONI Kota Padang. Dalam sambutannya, ia berharap kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
“Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang dan mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Jupri Maadang selaku pemilik Pokir yang telah membantu pembiayaan kegiatan ini. Serta kepada PSTI Padang, kami harapkan ajang ini menjadi bahan penetapan tim takraw Kota Padang,” ungkapnya.
Pada partai final yang berlangsung sengit, Tim Takraw Mawarango Payakumbuh keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kiau TC Padang Pariaman. Sementara juara 3 diraih bersama oleh BBTC Kuranji dan Persikopan Pessel.
Penyerahan trofi, medali, dan hadiah kepada para pemenang dilakukan langsung oleh Sekretaris KONI Kota Padang, Kabid Pemuda Dispora Padang, dan pengurus PSTI. Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh atlet, official, dan tamu undangan.
Dengan berakhirnya kejuaraan ini, diharapkan pembinaan olahraga sepak takraw di Kota Padang semakin meningkat dan mampu mencetak prestasi lebih tinggi di tingkat provinsi maupun nasional.
















