Daerah

Kejaksaan Negeri Pasaman Kembali Cium Aroma Dugaan Korupsi di Pemkab

Pasaman, Prokabar — Pemerintahan Kabupaten Pasaman kembali dilirik Kejaksaan Negeri Lubuk Sikaping. Atas kasus dugaan korupsi.

Tidak satu-satu rupanya kasus korupsi terjadi sejak pemerintahan Bupati Pasaman Yusuf Lubis-Atos Pratama. Mulai dari kasus dugaan korupsi anggaran pasca bencana yang bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) tahun 2016, yang kini bakal dilimpahkan ke pengadilan, kasus dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) dan APB Nagari di Ganggo Hilia, Nagari Bonjo, sampai-sampai ada pula kasus baru yang diduga terjadi atas APBD Perubahan tahun 2018.

“Belum bisa kita kasih informasi. Pastinya ada satu kasus lagi yang baru kita lirik di salah satu dinas. Dugaan sementara kuat indikasi melawan hukun alias menimbulkan kerugian keuangan negara,” kata Kasipidsus Kejari Pasaman, Erik Eriyadi, baru-baru ini.

Digambarkan lebih lanjut oleh Erik, dugaan korupsi kali ini berhubungan dengan proyek pekerjaan langsung alias PL. Ditanya apakah ada hubungannya dengan pokok pikiran anggota DPRD, Erik hanya tertawa. 

“Bisa jadi juga ada hubungannya, bisa jadi tidak. Nanti lah, kalau sudah ditingkatkan proses penyelidikannya, baru kita kasih informasi lengkap. Kita tidak ingin gegabah dalam hal tindakan hukum ini. Pastinya, kita bakal terus bekerja, terutama membasmi tindak pidana korupsi,” tutup Erik. (Ola)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top