Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Kecewa Pada Pemerintah Kabupaten, Warga Iuran Membuat Tutup Lubang Irigasi di Trotoar

Dibaca : 341

Pasaman, Prokabar — Puluhan warga Pasaman sinsingkan tangan dan merogoh koceknyo. Ada yang menyumbang Rp50 ribu hingga Rp200 ribu.

Sumbangan ini tak lain untuk biaya yang timbul dalam pembuatan tutup lubang irigasi yang ada di beberapa titik di atas trotoar Jalan Sudirman, Kecamatan Lubuk Sikaping.

“Kami kecewa, pada Bupati Yusuf Lubis dan Wakilnya Bupati Atos Pratama, jika tidak mampu menjalankan roda pemerintahan, lebih baik mundur secara terhormat. Warga berbicara seperti inu bukan tanpa alasan, kisruh kebutuhan tutup trotoar yang menahun ini saja tak kunjung diperbaiki. Ditambah serapan anggaran baru 52 persen di akhir tahun, mau dibawa kemana marwah Pasaman,” kata Rinal, (43) salah seorang warga Lubuk Sikaping, Minggu (16/12).

Menggerutu gigi geraman Rinal, menceritakan kekecewaan masyarakat pada pemerintah kabupaten. Terutama perihal penutup trotoar yang telah memakan korban pejalan kaki.

“Kini, kami sudah mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Alhamdulillah, banyak yang menyumbang, jumlahnya sampai jutaan rupiah. Rencananya, kami bakal membuat beberapa tutup lubang dulu, dan dipasang di beberapa titik yang ramai dilewati pejalan kaki,” lanjut, Ferdinal warga lainnya.

Ironisnya lagi, dalam mendulang pundi-pundi rupiah melalui sosial media seperti grup whatapp, pejabat pemerintah yang ada di dalam grup itu diam saja. Cuek bebek, seperti tidak terjadi apa-apa.

“Kan bisa di lihat, di dalam grup ada siapa saja, dan siapa saja yang membaca pesan. Kebetulan di salah satu grup kami mendulang pundi rupiah, ada wakil bupati hingga pejabat teras, mereka cuek saja. Ampun saya, mungkin urat malu hingga urat peduli mereka sudah putus,” tutup Inyiak Andi, salah satu tokoh masyarakat Lubuk Sikaping yang ikut menyumbang. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top