Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Kecamatan ini Berpotensi Jadi Sentra Sapi Potong di Pessel

Dibaca : 105

Pessel, Prokabar — Tingginya potensi di Kecamatan Sutera menjadi salah satu peluang untuk dijadikan sebagai sentra pengembangan sapi potong di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatra Barat.

“Upaya itu perlu dilakukan agar ekonomi masyarakat, terutama petani peternak semakin meningkat,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Pesisir Selatan, Efrianto, dilansir Prokabar dari MC Pessel, Jumat (2/10).

Dia menegaskan bahwa, kecamatan itu memang akan dijadikan sebagai sentra ternak sapi potong. “Penetapan Kecamatan Sutera sebagai sentra sapi potong sebagaimana saat ini, memang didasari oleh besarnya potensi pengembangan yang bisa dilakukan oleh masyarakat. Selain memiliki lahan pakan yang luas, kawasan gembala juga tersebar pada beberapa nagari yang ada di kecamatan itu,” kata dia.

Dijelaskan bahwa, di Pessel jumlah ternak jenis sapi potong ada 80.976 ekor yang terdiri 21.806 ekor jantan, dan 59.170 ekor betina. “Dari jumlah itu, 10.003 ekornya terdapat di Kecamatan Sutera, untuk jenis betina 7.733 ekor, dan jantan 2.270 ekor pula,” terang dia.

Dia menyampaikan bahwa untuk menunjang dan memaksimalkan upaya itu, para wali nagari di kecamatan itu telah menyepakati semua nagari mengalokasikan anggaran melalui Dana Desa untuk mendukung program tersebut.

“Sedangkan dari pihak Disnakeswan, kami juga telah menyiapkan satu orang dokter hewan dan beberapa orang petugas Inseminasi Buatan (IB) atau kawin suntik. Langkah ini bertujuan agar pengembangan sapi potong pada kecamatan yang dijadikan sebagai sentra ini, benar-benar bisa dilakukan secara maksimal,” ungkap dia.

Camat Sutera Fakhrudin, ketika dihubungi menjelaskan, pihaknya memang memberikan dorongan kepada semua pemerintah nagari agar melakukan pengelolaan dan pengembangan sapi potong, karena potensinya besar.

“Bahkan semua nagari juga kita dorong memiliki dan mempersiapkan satu orang warganya, untuk selalu bisa mengikuti pelatihan IB yang diadakan Disnakeswan. Tujuannya agar pengembangan sapi potong bisa dilakukan secara maksimal pada kecamatan yang dijadikan sentra ini,” kata dia.(*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top