Kebakaran Hutan dan Lahan Kosong Terjadi di Tanah Datar

Penulis -

Kamis, 10 Juli 2025 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Sebanyak 4 titik api dari hutan dan lahan kosong ditemukan di wilayah Tanah Datar sepanjang rabu hingga kamis malam (9-10/7/25).

Dua titik api muncul di kawasan gunung bungsu Pagaruyung, satu titik api di kawasan hutan bukit tunggang Saruaso, dan satu titik api membakar lahan kosong di Pagaruyung.

Damkar Tanah Datar baru bisa memadamkan api disatu titik lahan kosong, sedangkan untuk tiga titik lainnya sulit untuk dijangkau karena berada di lereng perbukitan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dendi, Kasi Ops dan penyelamatan Damkar Tanah Datar menyampaikan untuk kebakaran hutan ditiga titik hutan, pihaknya terkendala kondisi api yang berada di lereng bukit dan sulit untuk dijangkau oleh peralatan pemadam.

” titik apinya berada jauh dari jalan, alat kita tidak bisa menyentuh hingga kesana. Meski demikian kita tetap waspada terhadap seluruh kemungkinan yang terjadi,” ujarnya saat ditemui usai memadamkan api disebuah lahan kosong di Pagaruyung.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Dugaan sementara, peristiwa kebakaran hutan ini terjadi karena adanya aktifitas pembukaan lahan baru dan pembakaran sampah.

Damkar juga belum mengetahui secara pasti luas lahan gunung bungsu yang terbakar, karena hingga kamis malam api masih membakar kawasan hutan tersebut.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sedangkan lahan yang terbakar di bukit tunggang Saruaso diperkirakan mencapai empat hektar lebih.

Masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan pertanian baru. Kemarau yang telah berlansung sejak dua bulan terakhir, sangat rentan terbakar hingga meluas. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB