Kasus Pertama Positif Covid-19 di Agam Ternyata Orang Payakumbuh

Penulis -

Sabtu, 2 Mei 2020 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar — Salah seorang warga Padang Tarok, Kecamatan Baso Kabupaten Agam, dinyatakan berstatus OTG atau Orang Tanpa Gejala positif Covid-19. Berdasarkan kartu tanda penduduk yang dimiliki, beliau berstatus warga Payakumbuh menetap di Agam.

“Beliau memang baru-baru ini berdomisili di Padang Tarok, Kecamatan Baso, Agam. Karena dibawa tinggal anak-anaknya, setelah ditinggal mati sang istri. Sementara, bapak 62 tahun itu sendiri memiliki Kartu Identitas atau Kartu Tanda Penduduk Payakumbuh. Dan masih beraktivitas di Payalumbuh,” Ungkap Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kabupaten Agam, Khasman Zaini, Di Posko GTP2-19, Padang Baru, Lubuk Basung, Sabtu (2/5).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Usaha ekonominya sebagai pedagang rokok di Kota Payakumbuh. Setiap hari bolak balik Padang Tarok ke Payakumbuh, ke rumah anak-anaknya. “Jadi, beliau ini berasal Payakumbuh. Dan saat ini telah dilakukan isolasi mandiri bersama anak-anaknya,” tuturnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Tim GTP2 Covid-19 Agam bersama Puskesmas Padang Tarok sudah melakukan tracking I. Hasilnya untuk sementara sebanyak 15 orang tercatat pernah kontak dengan yang bersangkutan.

Sebagai langkah awal, semua yang terdata diminta untuk mengisolasi diri di rumah masing-masing dan akan diawasi oleh petugas dari Puskesmas Padang Tarok. “Untuk pemeriksaan swap sedang dalam proses dilakukan, Di labor Balai Veteriner Baso, Sabtu (2/5),” jelas Khasman Zaini.

Untuk tracking II akan diumumkan oleh Walinagari kepada masyarakat untuk mengetahui semua orang yang pernah kontak dengan OTG, sejak 14 hari yang lalu. “Kita mengimbau seluruh masyarakat yang pernah terhubung dengan bapak tersebut, diharapkan sangat untuk melapor ke petugas medis terdekat. Agar tidak merebak lebih luas. Untuk masyarakat sekitar rumah tercampak, sangat diharapkan memberi suport yang baik. Sehingga memberi kekuatan kepada korban untuk cepat sembuh,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB