Lamongan, Prokabar – Kapten tim Dedi Gusmawan akhirnya membeberkan mengapa Semen Padang terdegradasi ke Liga 2. Dia menyebutkan, inti permasalahan adalah terlalu banyak kehilangan angka di putaran pertama.
Hal itu disampaikan Dedi menjawab pertanyaan wartwan dalam jumpa pers Prematch antara Persela Lamongan vs Semen Padang, Jumat (20/12) di Lamongan.
Dedi mengatakan Degradasi yang harus diterima Semen Padang, lebih karena komplitnya permasalahan di putran pertama. “Yang paling menyolok adalah pemain asing yang tidak banyak membantu.”katanya.
Perubahan yang dilakukan manajemen tim dengan merombak skuad dan tim pelatih, berhasil mengangkat performa tim di putaran kedua. “Tapi di putaran kedua, dengan pemain asing yang sekarang, kita mendapatkan banyak perubahan. Ditambah pelatih sekarang, kita bisa meraih 20 angka.”ujar Dedi.
“Jika di kalkulasikan, jika semua tim mulai dari nol di putaran kedua, maka dengan dengan 20 angka itu kita berada di peringkat tujuh. Jadi permasalahan kita itu memang ada di putaran pertama.”ujar kapten tim asal Medan, yang sempat merumput di Liga Myanmar itu.
Untuk pertandingan menghadapi Persela Lamongan, Dedi yang kini berusia 32 tahun mengatakan, apapun situasinya, para pemain Semen Padang akan tetap fight dan berusaha meraih kemenangan. Setidaknya Semen Padang bisa menutup Liga 1 dengan sebuah kemenangan.(mht)
















