Maninjau, Prokabar – Kapolres Agam, AKBP Ferry Ferdian menyaksikan langsung penampilan Atraksi Tradisi Rakik-rakik Maninjau beberapa hari lalu. Meski sempat terlambat datang dan terjebak macet menjelang lokasi atraksi, namun sesampai di Tapian Panyinggahan langsung takjub dan tersenyum bahagia.
Terlihat lima unit rakik hias milik lima pemuda masing-masing jorong sudah menghibur masyarakat perantau dan Selingkar Danau Maninjau yang berkesempatan hadir. Sempat sesak padat karena sangat ramai, namun pemandangan indah itu tidak pernah membuat mata dan hari berhenti untuk memandangnya.
“Keren sangat. Saya senang dan bangga ikut hadir dalam kegiatan ini,” ungkap Kapolres Agam, kepada Prokabar.com, Rabu (4/5).
Kelima unit rakik-rakik saling memperlihatkan atraksi memukai. Berkompetisi menunjukan kelebihan dan keindahan karya seni rakitan bambu berlayar di Danau Maninjau.
“Budaya ini harus dilestarikan. Terlihat jelas bahwa banyak makna dan nilai-nilai filosofi terkandung di dalamnya. Dan akan membawa nilai positif pada kemajuan masyarakatnya, jika didalami dengan baik dan benar,” ulasnya.
“Dan saya apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah mengundang kami. Apresiasi juga kepada perantau dan semua pihak yang terlibat aktif dalam mensukseskan pelaksanaan kegiatan ini,” tuturnya. (rud)
















