Kantor Walinagari Rambatan Disegel Warga, Ini Penyebabnya

Penulis -

Senin, 19 November 2018 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Kantor Wali Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, Tanah Datar disegel warga. Hal ini diduga terjadi setelah karena warga merasa kesal dengan ulah ucapan Walinagari saat melaksanakan rapat beberapa waktu lalu.

Pantauan prokabar.com di lokasi, pintu kantor walinagari Rambatan saat ini terkunci dengan rantai. Para staf kantor Walinagaripun  tidak bisa memasuki kantor mereka dan berkumpul di rumah salah seorang Staf walinagari.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menurut salah seorang pemuka masyarakat Kenagarian Rambatan, hal ini terjadi karena masyarakat, terutama ninik mamak dan pemuda di Nagari Rambatan tersinggung dengan ucapan Walinagari yang mengatakan balai balai adat yang berada tepat di depan kantor Walinagari ” mirip kandang kambing”.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami melakukan ini karena tidak senang dengan ucapan Walinagari yang mengatakan balai balai adat kami mirip kandang kambing. Masalah lain tidak hanya itu, dan masih ada persoalan lain yang dianggap penting, ” ucapnya

Informasi yang didapatkan Prokabar.com ucapan Walinagari tersebut juga telah dilaporkan ninik mamak dan masyrakat ke Mapolres Tanah Datar untuk ditindak lanjuti secara hukum.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Saat ini, masyarakat menuntut adanya, permintaan maaf, transaparan dalam pengelolaan keuangan terutama dalam pembangunan di Jorong Rambatan dan klarifikasi dari Walinagari atas masalah ucapan tersebut.

“Kami menuntut Walinagari minta maaf, dan transparan, dan menjelaskan maksud dari ucapan walinagari tersebut dihadapan ninik mamak beberapa waktu lalu itu,” ucap Handoko.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB