Kantor Pusat Tutup Sementara, Layanan Kemanusiaan dan Kurban ACT Tetap Maksimal

Penulis -

Jumat, 31 Juli 2020 - 01:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Lima bulan sudah pandemi Covid-19 mendera Indonesia. Tidak hanya menyerang di aspek kesehatan saja, Covid-19 juga melumpuhkan sendi ekonomi bangsa. Luasnya dampak multidimensi dari wabah tersebut menggerakkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk berada di lini terdepan melayani jutaan masyarakat Indonesia dan dunia yang terdampak.

Sejak Maret hingga akhir Juli ini, tercatat sekitar 250 ribu aksi kemanusiaan dilakukan dan menjangkau 26 provinsi di Indonesia dan 5 negara terdampak krisis kemanusiaan. Aksi tersebut meliputi layanan kesehatan dan disinfeksi, rangkaian program pemenuhan kebutuhan pangan, hingga pemberdayaan bagi masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi dari pandemi. Aksi ini melibatkan ratusan ribu dermawan, puluhan ribu relawan, dan ratusan karyawan di 43 kantor cabang ACT di 34 provinsi, dengan menaati peraturan pemerintah dalam menjalankan protokol penanganan Covid-19.

Presiden Aksi Cepat Tanggap Ibnu Khajar menyampaikan, masifnya penanganan dampak Covid-19 tidak terlepas dari mendesaknya kebutuhan masyarakat selama pandemi, utamanya medis dan pangan.

“Selama lima bulan terakhir ini, pandemi kian menggerogoti sektor medis dan ekonomi umat. Dampaknya sangat signifikan. Oleh karenanya kami terus berjuang membersamai perjuangan tim medis di garda terdepan hingga mendampingi masyarakat prasejahtera yang terdampak langsung resesi ekonomi akibat wabah corona. Kami gerakkan kepedulian masyarakat dan menyalurkannya melalui pendistribusian pangan hingga pemberdayaan usaha ultra mikro,” terang Ibnu, Kamis (30/7).

Dalam memberikan layanan terbaik bagi jutaan umat di masa pandemi ini, keluarga besar ACT pun tak luput dari ujian. Seiring dengan meningkatnya angka kasus positif Covid-19 di Indonesia, saat ini 11 personil di kantor pusat ACT dan 1 anggota keluarga personil dinyatakan positif terpapar Covid-19 setelah melakukan swab test.

Penanganan sesuai protokol Covid-19 telah dilakukan, termasuk melaporkan kondisi ini ke ke Gugus Tugas Covid-19 Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Para personil tersebut langsung ditangani oleh tim dokter khusus, diberikan penanganan medis intensif, dan dukungan nutrisi optimal dalam proses isolasi mandiri sesuai protokol yang ada. Alhamdulillah, perkembangan kesehatan mereka semakin baik hingga hari ini.

“Setiap personil ACT memahami bahwa tugas kemanusiaan di saat pandemi Covid-19 sangat berat. Tapi bagi kami, hal yang lebih berat adalah menyaksikan banyak saudara kami yang sedang kesusahan bahkan sampai tidak punya lagi bahan pangan di rumah. Setelah 11 personil ACT dan 1 anggota keluarga dinyatakan terpapar Covid-19, kami berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Maka, ACT mengambil kebijakan untuk menutup sementara aktivitas kantor pusat ACT di Menara 165, Jakarta Selatan, untuk maslahat yang lebih besar,” tegas Ibnu.

Penutupan kantor pusat ini dimulai sejak Jumat (31/7) hingga Ahad (2/8). Kantor pusat ACT akan beraktivitas kembali pada Senin (3/8) mendatang. Namun, ACT berkomitmen tetap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, baik di bidang kemanusiaan maupun dalam penyelenggaraan Iduladha melalui dukungan 43 kantor cabang ACT dan optimalisasi layanan online.

“Dengan segala kerendahan hati, kami mohon kesediaan sahabat-sahabat dermawan untuk mendoakan mereka agar kembali sehat wal afiat. Serta bagi ribuan relawan dan ratusan karyawan lainnya dijaga Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar tetap dalam kondisi prima, agar mampu optimal bekerja dalam berbagai misi kemanusiaan nasional dan global,” tutup Ibnu. (rel) 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB