Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Kantor Pos Ramai, Demi Bantuan, PSBB Diacuhkan Masyarakat

Dibaca : 336

Padang, Prokabar – Matahari sedang tegak tali. Panas terik. Tapi tidak menyurutkan ratusan orang berdesakan di Kantor Pos Padang. Mereka datang mengambil bantuan yang dijanjikan pemerintah pusat.

Ada yang salah? Kalau dalam kondisi normal, jelas tidak ada. Tapi sekarang adalah masa PSBB. Masyarakat dilarang untuk berkumpul. Kegiatan mengumpulkan banyak orang di masa PSBB jelas adalah kesalahan.

Tapi mau apa lagi, Masyarakat yang sedang kesusahan, terpaksa berdesakan di Kantor pos.

“Baa lai pak, wak paralu pitih, sabananyo takuik wak dek corona, tapi wak labiah sayang jo anak anak nan manunggu di rumah,” kata seorang warga yang sedang antri di Kantor Pos.

Bantuan yang diambil di kantor pos adalah bantuan dari pemerintah pusat melalui Kemensos RI. Jumlahnya sebesar Rp600.000 dan diberikan untuk tiga bulan. Masyarakat yang datang, pulang membawa uang sebesar Rp 1,8 juta.

Dalam video conference dengan wartawan beberapa waktu lalu, Kepala Kantor Pos Padang, Sartono mengungkapkan melaksanakan protokol kesehatan bagi masyarakat yang mengambil bantuan ke Kantor Pos.

Namun, yang datang membludak, protokol apapun tak dihiraukan. Jaga jarak tak diacuhkan. Apalagi anjuran cuci tangan. Masyarakat seolah tidak takut lagi dengan virus corona. Yang ditakutkan mereka adalah tidak mendapatkan bantuan.(laf)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top