Kamu Pilih Prabroro atau Jangkar?

Penulis -

Senin, 19 Februari 2024 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Tommy TRD
Magister Ilmu Politik Unand

Entah siapa yang membuat video viral itu pertama kalinya, tapi mereka layak mendapatkan reward dari kreasinya itu. Saya sendiri baru melihat cuplikan video anak-anak yang memilih calon presidennya itu H-1. Jadi secara termin waktu, itu adalah waktu paling krusial.

Menariknya lagi, hanya Prabroro dan Jangkar yang menjadi opsi anak-anak itu, melambangkan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Seolah-olah calon presiden itu hanya 2 orang. Tidak ada nama Anies yang disebut dengan tidak benar di video itu.

Secara marketing politik, maka video viral itu “memasarkan” Prabowo dan Ganjar, minus Anies. Dan seperti yang sudah dituliskan di atas, waktu kemunculannya pun benar-benar di waktu yang krusial, prime time.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Alhasil, pengalaman pribadi saya melihat sendiri, H-1 hingga hari H dan H+1, nama Prabroro dan Jangkar tetap menjadi sebutan. Bagi anak-anak yang sedang bermain bola, atau sebagai bahan lucu-lucuan bagi orang yang sedang ngopi di coffee shop ternama.

“Pokoknya Prabroro jadi presiden,” ucap bocah yang sedang bermain bola di sebuah halaman mushalla. “Siapa yang menang ?”, “Prabroro !”, ujar sebuah percakapan dua pria di sebuah coffee shop.

Entah video itu by design atau memang spontan saja. Tapi, it works. Prabroro mengisi ruang-ruang canda publik. Mengalahkan “omon-omon” dan “gemoy” di saat yang tepat. Apakah “kamu pilih Prabroro atau Jangkar?” ini turut mempengaruhi keunggulan Prabowo di Pilpres 2024 (berdasarkan data quick count) ? Bisa saja. Karena itu bagian dari marketing politik. Sekali lagi, terlepas itu by design atau spontan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Marketing seperti ini tidak hanya terjadi di politik saja. Ambil contoh ketika supremo F1 Bernie Ecclestone dirampok jam tangan Hublot nya. Wajahnya yang lebam dipukuli perampoknya, malah menjadi marketing yang efektif dan viral bagi Hublot dan Bernie sendiri.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Atau ketika Nike salah memasang arah logo swoosh nya pada sebuah sepatu Air Jordan. Sepatu yang “cacat” produksi ini malah menjadi sepatu langka yang mahal, dan buruan para kolektor. Jadi fenomena blessing in disguise itu ada.

Hal ini juga membuktikan hal lain, bahwa marketing tidak harus serius melulu. Bahwa politik tidak harus selalu berat. Lihat saja Prabroro dan Jangkar. Penyebutan nama yang tidak lurus pun ternyata bisa saja mempengaruhi hasil pemilihan presiden negara demokrasi terbesar di dunia.

Jadi kamu pilih Prabroro atau Jangkar?

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi
Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur
IKHLAS itu MUDAH
Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional
Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak
Munajat Cinta di Sepenggal Tanah Surga
Muktamar NU ke-35, Menentukan Arah Khidmah NU dan Masa Depan Umat
Di Tanah Kelahiran, Harapan Kami Menggantung di Ujung Pena Regulasi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:11 WIB

Penanganan Karhutla Indonesia Berbasis Teknologi

Selasa, 29 September 2026 - 10:10 WIB

Pendidikan Gratis, Jalan Menuju Indonesia yang Cerdas, Adil dan Makmur

Minggu, 13 September 2026 - 05:44 WIB

IKHLAS itu MUDAH

Rabu, 2 September 2026 - 13:57 WIB

Menata Ulang Lanskap Kebijakan Kesejahteraan: Dari Ilusi Desil Menuju Taksonomi Pendapatan Berbasis Keadilan Konstitusional

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:36 WIB

Sekolah Berbasis Potensi, Minat dan Bakat Anak

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB