Kampus Berdampak Mesti Membawa Program dan Produk Nyata ke Masyarakat

Penulis -

Jumat, 17 April 2026 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, prokabar — Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd, menegaskan, konsep kampus berdampak harus diwujudkan melalui program dan produk nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Ia menekankan, pengembangan kampus harus memiliki standar yang terukur, dapat diuji, dan diakui dalam dunia ilmu pengetahuan.

“Tidak boleh berhenti sekadar wacana. Kita mengarah ke community base university, teaching base university, research base community,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam arahannya pada Workshop Penyusunan Skema Panduan Kurikulum KKN dan Pengabdian Dosen Berdampak berbasis MBKM dan IKU perguruan tinggi yang digelar pada 16–18 April 2026 di The ZHM Premiere Hotel Padang.

Menurut Martin, kini kampus dituntut untuk merancang kurikulum yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia mendorong agar program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan pengabdian dosen tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan luaran konkret yang memberi kontribusi langsung bagi pembangunan sosial.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Program yang dirancang harus benar-benar turun ke lapangan dan menghadirkan solusi. Kampus harus mampu melahirkan produk yang relevan, aplikatif, dan
berdampak luas,” ujarnya.

Workshop bertujuan menyusun skema kurikulum KKN dan pengabdian dosen yang selaras dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi. Dalam forum tersebut, peserta membahas strategi integrasi antara kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat agar berjalan sinergis. Selain itu, dirumuskan pula panduan pelaksanaan program yang berorientasi pada dampak, keberlanjutan, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Melalui workshop ini, UIN Imam Bonjol Padang menargetkan lahirnya model kurikulum KKN dan pengabdian dosen yang mesti memenuhi standar akademik, juga mampu menjawab tantangan nyata di tengah masyarakat. Kampus diharapkan tampil sebagai agen perubahan yang aktif, solutif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian, Aulia Rahmat, menyampaikan, penguatan riset menjadi fondasi utama dalam mendorong kualitas akademik dan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan. Ia menegaskan, kurikulum harus mampu mengintegrasikan kegiatan penelitian dengan proses pembelajaran secara sistematis.

“Kata kuncinya, setiap karya akademik hasil riset mesti memiliki policy brief untuk stakeholder,” tegas Aulia.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, Muhammad Taufik, menekankan pentingnya pengabdian yang berdampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, skema KKN dan pengabdian dosen ke depan harus berbasis kebutuhan riil masyarakat dan selaras dengan indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi.

“Sebagai inovasi baru untuk kampus berdampak,” tegas Tuanku Taufik, demikian ia aktif disapa.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Imam Bonjol Padang, Wakidul Kohar berharap mampu menghasilkan model kurikulum yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak luas, baik bagi pengembangan keilmuan maupun pemberdayaan masyarakat. Workshop ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan tridarma perguruan tinggi dengan tuntutan transformasi pendidikan tinggi di era saat ini. [] Abdullah Khusairi

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB