Kampung Jokowi di Limapuluh Kota, Begini Wujudnya

Penulis -

Jumat, 12 April 2019 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, Prokabar – Sumatera Barat resmi mempunyai Kampung Jokowi, terletak di Jorong Bancah, Nagari Batu Balang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Kampung ini diresmikan langsung oleh keluarga besar Jokowi, Komunitas Srikandi Indonesia, Rumah Kerja 01 Sumbar dan Real Jokowi, Jumat (12/4).

Di Kampung yang mempunyai 2 ribu Daftar Pemilih Tetap (DPT) ini juga berdiri Musala Jokowi. Penamaan kampung dan musala tersebut sebagai bentuk kebanggan masyarakat dan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo.

Ketua Presedium Rumah Kerja 01 Sumbar, Muhammad Bayu Vesky, mengatakan berdirinya Kampung Jokowi ini berawal dari gagasan Komunikasi Srikandi Indonesia.

“Srikandi Indonesia melihat di sini kompak, damai, dan masih menjaga tradisi gotong royong, seperti merehab musala warga semua turun secara swadaya. Inilah yang mendorong lahir Kampung Jokowi. Selain itu kampung ini mempunyai potensi ekonomi yang dapat dikembangkan salah satunya di sini sentra pembuatan batu bata,” tutur Bayu.

Ia menambahkan dengan adanya Kampung Jokowi di Nagari Batu Balang, masyarakat bisa memanfaatkan potensi yang ada di sini bisa dikembangkan, seperti usaha batu bata dan UMKM yang nantikan akan disinergikan program di Kampung ini dengan program yang ada di Srikandi Indonesia.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Sementara itu Ketua Umum Komunitas Srikandi Indonesia, Yanti Rukmana menyebutkan, kehadiran Srikandi karena adanya relasi dengan masyarakat setempat.

Ia menjelaskan, selain program pengembangan baru bata dan UMKM di Kampung Jokowi, pihaknya juga melakukan pengecoran jalan di Jorong Taratak, Nagari Situjuah Tungka, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota.

“Di Taratak, sekitar 1 Kilometer sudah dibangun jalan beton, membangun perpustakaan dan jenjang ke lokasi masjid. Tidak hanya itu saja, Komunitas Srikandi Indonesia juga membangun rumah serta menghiasi Jorong Taratak menjadi indah dan berwarna warni,” ucapnya.

Ia berharap, program tersebut tidak hanya seremonial semata. Masyarakat agar dapat mempertahankan dan mengembangkan kampungnya agar mapan dalam berbagai hal.

Kehadiran program Srikandi Indonesia, dan Rumah Kerja 01 Sumbar, dalam meresmikan Kampung Jokowi dan Musala Jokowi disambuat haru masyarakat.

Anas, (65) salah satunya, pengurus Musala Jokowi. Ia sempat menangis saat mendapatkan bantuan uang tunai untuk bantuan lanjutan pembangunan musala dari Komunikasi Srikandi Indonesia di Kampung Jokowi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ia mewakili masyarakat, menerima langsung uang Rp 15 juta untuk rehab musala. Sebelumnya, Srikandi juga membantu dengan memperbaiki drainase, plaster dinding hingga pengecatan.

“Saya dan masyarakat berterima kasih sekali kepada ibu-ibu Srikandi Indonesia dan bapak-bapak yang telah membantu musalah ini. Semoga ibu dan bapak semua selalu dalam keadaaan sehat dan tentunya kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Jokowi,” ujarnya sambil mengusap air matanya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh warga tokoh masyarakat Jorong Taratak, DV Tan Marajo. Ia mengatakan, perobahan yang ada di kampung tersebut seperti mimpi.

“Rasanya, kami seperti bermimpi. Sepuluh hari lalu, jalan ke kampung kami, masih rusak parah. Masih ada beralaskan tanah. Kini, Alhamdulillah, kini segalanya berubah. Jalan utama sudah mulus. Jalan ke masjid makin bersih. Nikmat mana lagi yang tidak akan kami syukuri,” kata didampingi, tokoh masyarakat lainnya seperti Suhai Dt Tamaghajo, Datuak Pangulu Bosa, Datuak Majo Kayo, dan Haji Syahrun atau Mak Surun.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Ia menyampaikan, perubahan wajah Taratak yang begitu drastis, terjadi setelah seluruh warga di jorong nan sejuk itu bergotong-royong selama tujuh hari tujuh malam. Hasil gotong royong warga tersebut, diresmikan keluarga Presiden Jokowi.

“Sebagai rasa syukur atas nikmat ini, kami akan menyembelih sapi. Kami juga senang, keluarga besar Presiden Jokowi dari Solo, bermurah hati menjadikan Taratak sebagai Kampung Presiden Jokowi. Harapan kami, jika berkunjung ke Sumbar, Pak Jokowi singgahlah ke kampungnya ini. Bawa Amai (etek/Ibu Negara Iriana Jokowi -red), kita itu ” katanya.

Dari pantauan, saat memasuki Kampung Jokowi kita sambut oleh gapura yang terbuat dari bambu berukuran besar bertulisan ” Kampung Jokowi,” di sisi kiri gapura ada upacapan selamat datang lengkap dengan gambar karikatur Calon Presiden nomor 01 ini.

Lalu kita disambut oleh hiasan yang digantung oleh bambu. Selain itu, disepanjang jalan Kampung Jokowi kurang lebih 2,5 KM ini dipercantik dengan potongan bambu yang dicat berwarna merah putih yang dipasang dengan jarak sekitar 10 meter.(h/rel)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB