Kampung Cimateh, Pasca Banjir Bandang, Masjid Ini Tetap Berdiri Kokoh  

Penulis -

Jumat, 2 November 2018 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Sedikitnya 122 rumah dan satu rumah ibadah dinyatakan rusak parah pasca banjir bandang menyapu dan menerjang Kampung Cimateh, Nagari Duku, Kecamatan IX Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), belum lama ini.

Pantauan Prokabar di lapangan Jumat (2/11), banjir bandang yang membawa material lumpur, batu dan kayu besar itu tak merusak sebuah Masjid Nurul Yaqin yang berada di pinggir Sungai Batang Cumateh yang meluap.

Selanjutnya Masjid ini berdiri tepat di pinggir Sungai Batang Cumateh. Jaraknya hanya sekitar enam meter dari bibir sungai.

Masjid ini masih berdiri kokoh dan terlihat bersih. Sementara bangunan rumah warga ada yang kotor dan rusak diterangnya banjir bandang kemaren.

“Alhamdulillah dengan kuasa Allah Masjid ini masih berdiri kokoh. Yang lainnya seperti rumah warga ada yang rusak,” ucap Reno Satria Tokoh Pemuda Cumateh kepada Prokabar.com.

Tidak ada keanehan di dalam Masjid sebelum adanya banjir bandang. Warga tetap beribadah.” Ya warga tetap beribadah. Karena memang satu-satunya masjid di kampung ini,” ujarnya.

Fenomena ini membuat masyarakat menganggap terkejut. Banyak masyarakat melakukan berfoto dan beribadah yang berdiri kokoh itu, ungkapnya.

Plt Nagari Duku, Padril mengatakan, kepada masyarakat mesti ekstra hati-hati jika hujan turun, dan warga hendak mewaspadai bencana ini.

Salah satu pemicu banjir bandang ini, kata Padril, adanya penebangan hutan rakyat di hulu sungai lebih kurang 26 hektare, sehingga sungai tak mampu menahan debit air.

“Ya salah satu penyebabnya penebangan hutan rakyat, lebih baiknya warga menghentikan sejenak,” imbuhnya.

Dampak banjir bandang ini, banyak fasilitas umum yang rusak, seperti PAM Simas rusak berat, jembatan dan ruas jalan serta tanggul irigasi jebol, tutup Padril.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB