Kampung Bahari Sungai Pisang Jadi Cikal Bakal Pusat Olahraga Maritim

Penulis -

Senin, 21 Juni 2021 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Kampung Bahari Nusantara Sungai Pisang, tidak hanya sekedar kegiatan seremonial saja. Tapi Danlatamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto SE, MM, MSi (Han) akan menjadikan momentum ini untuk pematangan konsep Maritim Sport Center.

KBN yang Kamis kemarin dibuka langsung oleh istri Panglima TNI selaku Wakil Ketua Harian Dekranas Pusat bersama Kepala Bidang Kewirausahaan Baru Dekranas Pusat Ny Endang Budi Karya Sumadi merupakan program TNI AL dalam pemberdayaan masyarakat pesisir.

“KBN Sungai Pisang merupakan implementasi tugas TNI dalam program yang berwujud pengabdian kepada masyarakat dengan benang merahnya “KBN wujud TNI AL bersama masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, ” ujar Hargianto

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Sungai Pisang menjadi pilihan KBN karena berada di pesisir dengan 400 KK perlu di tingkat kesejahteraan.

KBN punya 8 program terutama pemberdayaan UMKM masyarakat Sungai Pisang ada songket dan ada kerajinan, juga memaksimalkan potensi pariwisata sungai pisang seperti menyiapkan masyarakat di sana bisa menyelam dan bersertifkat untuk memandu wisatawan bahari yang ingin menyelami laut teluk mandeh di dekat Sungai Pisang.

Di Teluk Mandeh banyak hutan manggrove sekarang terancam punah. KBN juga mencanangkan penanaman 10 ribu mangrove dan membudidayakan hutan mangrove kembali di Sungai Pisang dan Teluk Mandeh

“Nantinya akan ada kawasan wisata mangrove yang dikelola tetap tanpa merusak hutan keasrian hutan manggrove itu sendiri, ” ujar Hargianto.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sungai Nyalo Potensi Pemberdayaan Kerapu Ekspor

Potensi bagus untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir terutama di Sungai Nyalo yakni budidaya ikan kerapu yang harga panennya cukup menjanjikan yang pemasarannya sampai ke hongkong.

“Budidaya ikan kerapu di Sungai Nyalo lewat pola ‘bapak angkat’ salah satunya pemberian modal melalui CSR BUMN dan menjadikan Sungai Nyalo sebagai sentral ikan kerapu di Sumatera” ujar Hargianto.

Selain itu ada pula program penanaman pohon yang bisa bermanfaat bagi masyarakat sebagai bahan pangan seperti pohon petai, mangga, jengkol dll

Ide kratif lain dari Laksma Hargianto adalah membuat Kampung Pelangi di Sungai Pisang dengan mencat rumah warga menggunakan cat jotun.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“400 rumah akan dicat dengan cat jotun lewat CSR perusahaan itu dan menyulap Sungai Pisang menjadi Kampung Pelangi di Kampung Bahari Nusantara., ” ujar Hargianto.

Satu keuntungan KBN Sungai Pisang yakni kolaborasi dam sinergisitas dengan Dekranas Pusat dan Dekranasda Sumbar.

“Ini dalam rangka menumbuh kembangkan wirausaha baru di masyarakat dibina langsung oleh Dekranasda dan Jalasenastri Lantamal II, dibackup oleh Dekranas Pusat, ” ujar Laksamana Hargianto.

Selain itu KBN disupport oleh Forkompida Sumbar dengan Gubernur Mahyeldi serta Wako Padang bersama Forkompida Padang. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB