Jakarta, prokabar – Pelatih Semen Padang FC, Hendri Susilo mengakui kekalahan timnya dari Borneo FC dalam laga perdana Liga 1 2024/25, Senin malam, karena anak asuhnya bermain tidak memiliki kepercayaan diri yang kuatalias tidak pede.
Bertindak sebagai tuan rumah di Stadion PTIK Jakarta, Kabau Sirah kalah 1-3 dari Borneo FC. Ini menjadi langkah awal yang minor bagi Rosad Setiawan dan kawan-kawan yang musim ini baru promosi lagi ke Liga 1.
Tim berjuluk Kabau Sirah itu sudah tertinggal 0-2 di babak pertama lewat gol Lilipaly menit 4 dan Berguinho menit 40. Di babak kedua, Borneo memperlebar keunggulan lewat aksi Leo Gaucho pada menit 53. Semen Padang FC baru bisa memperkecil keunggulan Borneo lewat gol Kenneth Ngwoke pada menit 77
Pelatih Semen Padang FC, Hendri Susilo mengatakan, anak asuhnya bermain tidak percaya diri. “Yang saya khawatirkan terjadi. Saya pikir, nervous, nervous, nervous, tidak percaya diri, tidak percaya. Di awal sangat kelihatan sehingga Borneo dapat menguasai pertandingan,” ujarnya, dalam konpress usai pertandingan.
Kekalahan di laga perdana itu akan jadi bahan evaluasi bagi tim pelatih Semen Padang FC untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. “Ini menjadi PR bagi kita,” katanya.
Selain persolan percaya diri, Hendri juga menyinggung soal organisasi permainan yang belum berjalan maksimal.
“Camistry antar pemain juga belum terbangun,” pungkas Hendri Susilo.
Sementara pemain Semen Padang FC, Miftah Anwar Sani bertekad, semua pemain akan berusaha tampil lebih baik di laga selanjutnya. “Kakalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi kita, agar bisa tampil lebih baik ke depannya.”ufar Miftah.(*)
















